Pemkab Kotawaringin Timur Menang Gugatan Terkait Pengelolaan Parkir Elektronik oleh PPM KLH Terapkan Sanksi ke 150 Pelaku Horeka di Bali karena Tidak Olah Sampah Mandiri Presiden Prabowo Menerima Kunjungan Kenegaraan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese Cafe Jamu Indonesia Perkenalkan Filosofi Jamu lewat ‘Jamu Experience Cafe’ yang Kekinian ShopeeFood Deals Februari: Mie Gacoan Rp1, Live Streaming Keliling Jakarta, dan Beragam Hadiah Iran Tempatkan Rudal Balistik Khorramshahr-4, IRGC Konfirmasi Penempatan

Humaniora

Barongsai: Tradisi Imlek yang Menyatukan Budaya dan Memamerkan Prestasi

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Barongsai, Wajah Hidup Perayaan Imlek

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, barongsai kembali menjadi salah satu tontonan yang paling dinanti. Suara drum yang bergemuruh dipadu dengan gerakan lincah membuat pertunjukan ini menjadi titik fokus dalam rangkaian perayaan, memancarkan semangat dan kegembiraan bagi penonton dari berbagai kalangan.

Simbol Persatuan Budaya

Selain sebagai hiburan, barongsai berfungsi sebagai simbol penyatuan budaya. Pertunjukan ini sering menarik perhatian masyarakat lintas komunitas, menjadi momen berkumpul dan saling bertukar kebahagiaan. Dengan tata gerak yang khas dan penampilan yang mencolok, barongsai menegaskan peran tradisi dalam mempererat ikatan sosial dan merayakan keragaman budaya.

Perpaduan Seni dan Prestasi

Barongsai bukan sekadar tarian; ia juga menuntut disiplin dan kemampuan fisik yang tinggi. Latihan intensif, koordinasi tim, serta keterampilan akrobatik yang diperlukan untuk menjalankan koreografi menjadi bukti bahwa pertunjukan ini juga merupakan arena prestasi. Kelompok yang menampilkan barongsai sering memadukan teknik tradisional dengan pengembangan kreativitas, sehingga penampilan tidak hanya memukau tetapi juga menunjukkan kemampuan tersusun dan latihan yang serius.

Ritme, Kostum, dan Ekspresi

Elemen musik, terutama pukulan drum, memainkan peran penting dalam menentukan tempo dan mood pertunjukan. Serangkaian irama memberi sinyal bagi gerakan-barongsai yang tiba-tiba berubah, melompat, atau meniru tingkah laku simbolik. Kostum yang penuh warna serta kepala barongsai yang ekspresif menambah daya tarik visual, membuat penampilan mudah dikenali dan diingat oleh khalayak luas.

Peran Komunitas dan Pembinaan

Penyelenggaraan pertunjukan barongsai kerap melibatkan peran aktif komunitas lokal. Dari pelatih hingga penampil muda, proses pembinaan menjadi aspek penting dalam melestarikan tradisi ini. Keterlibatan warga setempat, baik sebagai penonton maupun pendukung, turut memastikan kelanjutan tradisi dari generasi ke generasi.

Warisan Budaya yang Hidup

Sebagai bagian dari perayaan Imlek, barongsai terus mempertahankan relevansinya dalam kehidupan masyarakat modern. Tradisi ini tidak hanya memelihara nilai-nilai lama, tetapi juga beradaptasi melalui inovasi dalam gerak dan penyajian. Dengan demikian, barongsai tetap menjadi warisan budaya yang hidup, mampu menyatukan serta memberi ruang bagi pencapaian artistik di tengah masyarakat.

Kesimpulan
Barongsai merupakan perpaduan antara ritual, seni pertunjukan, dan olahraga estetis yang berperan penting dalam suasana perayaan Imlek. Lewat gerak dinamis dan ritme yang kuat, tradisi ini terus mengikat komunitas, menampilkan prestasi, dan melestarikan identitas budaya.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Prof. Tjandra Yoga Aditama Jelaskan Asal Nama Penyakit Virus Nipah

6 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Kemendikdasmen Targetkan Lebih dari 21 Ribu Anak Putus Sekolah Siap Bekerja

5 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

UI Siapkan Beasiswa Khusus untuk Siswa Terdampak Bencana di Sumatera

5 Februari 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

Baznas Tetapkan Zakat Fitrah Rp50.000 untuk Ramadhan 1447 H/2026

5 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Mitos atau Fakta: Edukasi Kanker Payudara dan Pertanyaan tentang Kasus pada Laki-laki

4 Februari 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora