Menteri LH Tegaskan Gugatan terhadap Enam Perusahaan Terkait Bencana di Sumut Tetap Berlanjut Basarnas Perkuat Jejaring Relawan SAR Melalui Jambore Nasional di Nusantara Kemenekraf Jajaki Kerja Sama dengan Platform Musik Digital untuk Perkuat Ekosistem Musik Maextro S800 Jadi Sedan Mewah Terlaris di China pada Januari 2026 BEI, KSEI dan OJK Dorong Penyesuaian Free Float serta Keterbukaan Data untuk Tingkatkan Kepercayaan Investor PIHPS Catat Harga Bawang Merah Rp44.350/kg dan Cabai Rawit Merah Rp76.500/kg

Ekonomi

BEI, KSEI dan OJK Dorong Penyesuaian Free Float serta Keterbukaan Data untuk Tingkatkan Kepercayaan Investor

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Sinergi Pengawas dan Infrastruktur Pasar Modal

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menginisiasi upaya penyesuaian free float serta peningkatan keterbukaan data sebagai bagian dari langkah memperkuat kepercayaan investor di pasar modal.

Tujuan Inisiatif

Inisiatif ini diarahkan untuk menumbuhkan keyakinan pelaku pasar melalui kebijakan yang menekankan keterbukaan informasi dan pengelolaan saham yang diperdagangkan. BEI dan KSEI bersama OJK menempatkan transparansi sebagai salah satu aspek utama dalam mempertahankan integritas dan daya tarik pasar modal bagi investor.

Peran Masing-Masing Pihak

BEI berperan sebagai penyelenggara pasar yang menyediakan mekanisme perdagangan, sementara KSEI bertanggung jawab pada layanan kustodian dan sistem penyelesaian transaksi. Dukungan OJK sebagai regulator memberikan kerangka pengawasan yang mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut.

Dorongan untuk Penyesuaian Free Float

Penyesuaian free float diinisiasi untuk menciptakan struktur kepemilikan saham yang lebih mencerminkan likuiditas pasar. Langkah ini diharapkan dapat menunjang ketersediaan saham yang diperdagangkan secara aktif serta memberikan sinyal kepada investor mengenai kondisi pasar yang lebih transparan.

Peningkatan Keterbukaan Data

Selain penyesuaian free float, peningkatan keterbukaan data menjadi fokus agar informasi yang relevan tersedia bagi pemangku kepentingan. Akses data yang lebih baik diharapkan mempermudah analisis risiko dan potensi, sehingga investor dapat membuat keputusan yang lebih informasi.

Manfaat Bagi Pemangku Kepentingan

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan tercipta manfaat bagi berbagai pihak: investor memperoleh akses informasi yang lebih baik, emiten mendapat lingkungan pasar yang lebih sehat, dan lembaga pengawas serta penyelenggara pasar dapat menjalankan fungsi mereka secara lebih efektif.

Tahapan Implementasi dan Kolaborasi

Pelaksanaan kebijakan ini membutuhkan koordinasi antarinstansi serta dialog berkelanjutan dengan pelaku pasar. BEI, KSEI, dan OJK menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak terkait untuk memastikan langkah-langkah yang diambil tepat sasaran dan dapat diterima oleh pasar.

Secara keseluruhan, inisiatif bersama ini mencerminkan upaya memperkuat fondasi pasar modal melalui kombinasi kebijakan teknis dan peningkatan transparansi, dengan tujuan akhir menjaga kepercayaan dan melindungi kepentingan investor.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS Catat Harga Bawang Merah Rp44.350/kg dan Cabai Rawit Merah Rp76.500/kg

14 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

BCA Sesuaikan Jadwal Operasional Cabang selama Libur Imlek 2026

14 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Cathay Financial Percepat Ekspansi Regional dengan Portofolio Lengkap dan Talenta Unggul

13 Februari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News

Wapres Gibran Tinjau Pasar Badung untuk Percepat Digitalisasi Pasar Tradisional

13 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Mentan: Indonesia Capai Swasembada pada Sembilan Komoditi Pangan

13 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi