BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Humaniora

Belasan Penglingsir Puri dan Tokoh Lintas Agama di Bali Bersama Doa untuk Nusantara

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Doa Bersama untuk Nusantara

Belasan penglingsir puri yang merupakan anggota Paiketan Puri-Puri Se-jebag Bali berkumpul bersama tokoh lintas agama untuk menggelar doa bersama yang dimaksudkan demi keselamatan dan kebaikan Nusantara. Kegiatan ini juga diikuti oleh para sulinggih dan pedanda, yang mewakili tradisi keagamaan di Bali.

Paiketan Puri-Puri Se-jebag Bali hadir sebagai inisiatif komunitas puri di Pulau Dewata, mengumpulkan para pemangku adat dan pembawa tradisi melalui pelaksanaan ritual yang bersifat kolektif. Para penglingsir yang terlibat dikenal menjalankan peran sebagai penjaga warisan budaya dan pelaku upacara di lingkungan puri masing-masing.

Partisipasi para sulinggih dan pedanda menegaskan kehadiran unsur spiritual dari tradisi Hindu Bali dalam acara tersebut. Kehadiran tokoh lintas agama menunjukkan adanya keterbukaan untuk melakukan doa bersama antarumat beragama, sekaligus merawat semangat kebersamaan dalam masyarakat yang majemuk.

Rangkaian kegiatan dipusatkan pada doa-doa yang dilantunkan secara bersama, dengan tujuan diarahkan pada kebaikan kolektif dan harapan agar Nusantara tetap aman dan sejahtera. Dalam konteks ini, doa diposisikan sebagai wujud solidaritas spiritual yang melintasi batas-batas komunitas keagamaan dan adat-istiadat setempat.

Acara semacam ini mencerminkan peran penting tradisi lokal dan tokoh adat dalam menggalang persatuan sosial. Dengan berkumpulnya pemuka adat, pemimpin spiritual, dan perwakilan lintas agama, masyarakat melihat adanya upaya bersama untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati antar kelompok.

Pelaksanaan doa bersama oleh kelompok-kelompok tradisional dan tokoh lintas agama juga menjadi salah satu bentuk dialog praktis. Kegiatan tersebut bukan hanya ritual seremonial, tetapi juga sarana komunikasi antar-pemangku kepentingan sosial dan keagamaan yang mendukung harmoni di tingkat komunitas.

Dengan cara ini, komunitas-komunitas lokal menampilkan kemampuan mereka untuk menyatukan perbedaan melalui aktivitas spiritual yang inklusif. Langkah-langkah semacam itu dianggap penting oleh masyarakat yang menghargai peran adat dan agama sebagai landasan hubungan sosial yang stabil.

Para peserta tampak fokus pada esensi doa sebagai medium untuk menyampaikan harapan kolektif bagi Nusantara. Bentuk partisipasi yang melibatkan berbagai unsur memperlihatkan komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan yang diungkapkan dalam bentuk budaya dan ritual khas Bali.

Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi adat, pemuka agama, dan tokoh lintas keyakinan dalam upaya menjaga kohesi sosial. Doa bersama semacam ini menjadi contoh praktik kebersamaan yang dipertahankan dalam tradisi lokal dan diapresiasi oleh berbagai kalangan masyarakat.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Program Makan Bergizi Gratis Kini Menjangkau Lansia dan Penyandang Disabilitas

24 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Makna Hari Raya dalam Memperkuat Fungsi Keluarga

23 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Lebaran dan Kewajiban untuk Bahagia: Antara Tradisi dan Harapan

23 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Kemnaker Hapus Batasan Tahun Kelulusan untuk Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1

22 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Dubes RI untuk Thailand Tekankan Persatuan dan Silaturahmi pada Perayaan Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora