BRIN Fokuskan Tambahan Anggaran Riset pada Pangan, Energi, dan Industri
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menyampaikan bahwa kenaikan dana riset nasional akan diarahkan pada beberapa sektor prioritas, di antaranya bidang pangan, energi, dan industri. Pernyataan tersebut menegaskan orientasi pembiayaan penelitian lebih pada area yang dinilai strategis bagi pembangunan nasional.
Prioritas sektor
Menurut Arif Satria, peningkatan alokasi anggaran penelitian tidak bersifat acak, melainkan akan difokuskan pada sektor-sektor tertentu. Pangan, energi, dan industri disebut sebagai area utama yang menjadi sasaran penguatan riset dan inovasi. Langkah ini menunjukkan upaya pengaturan dana riset agar lebih relevan dengan kebutuhan nasional.
Peran BRIN
BRIN sebagai lembaga yang mengoordinasikan penelitian dan inovasi nasional berperan dalam merumuskan arah penggunaan sumber daya riset. Penekanan pada sektor-sektor strategis ini mencerminkan fungsi BRIN untuk menyelaraskan kebijakan penelitian dengan prioritas pembangunan ekonomi dan ketahanan nasional.
Tujuan pengalihan dana
Pengalihan peningkatan dana riset ke bidang pangan, energi, dan industri dimaksudkan untuk memperkuat upaya penelitian yang berdampak langsung pada aspek-aspek penting negara. Dengan pemusatan sumber daya pada beberapa sektor, diharapkan hasil penelitian dapat lebih mudah diimplementasikan dan memberi kontribusi nyata terhadap pembangunan.
Kebutuhan sinergi
Pemanfaatan dana riset yang lebih terfokus juga menuntut sinergi antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk peneliti, akademisi, sektor swasta, dan pemerintahan. Pendekatan kolaboratif diperlukan agar penelitian yang didanai dapat berujung pada penerapan inovasi yang menyelesaikan masalah di lapangan dan mendukung pengembangan industri serta penyediaan energi dan pangan yang berkelanjutan.
Impak terhadap ekosistem riset
Perubahan prioritas pendanaan diperkirakan memengaruhi ekosistem riset di Indonesia, termasuk agenda penelitian, alur pendanaan, dan orientasi hasil penelitian. Fokus pada sektor-sektor prioritas memberi sinyal bagi lembaga penelitian dan peneliti untuk menyesuaikan topik penelitian mereka sesuai kebutuhan nasional—meskipun detail teknis mekanisme pendistribusian dana dan kriteria proyek yang didanai disampaikan oleh BRIN.
Langkah selanjutnya
Pernyataan dari pimpinan BRIN ini menjadi acuan awal terkait arah penggunaan peningkatan dana riset. Penjabaran kebijakan lebih rinci, termasuk skema pendanaan, prioritas tematik, dan mekanisme evaluasi proyek, akan menjadi bagian penting dalam implementasi kebijakan tersebut dan biasanya diumumkan oleh BRIN sesuai dengan tata kelola yang berlaku.
Dengan arahan pembiayaan pada pangan, energi, dan industri, BRIN menegaskan komitmen untuk mengarahkan sumber daya riset demi mendukung kebutuhan strategis negara. Perkembangan kebijakan ini akan menjadi poin penting yang diikuti oleh berbagai pihak berkepentingan di ekosistem inovasi nasional.
Foto: ANTARA News






