BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Dunia

Bus Terjun ke Jurang di India, 9 Orang Tewas dan 40 Luka-luka

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Bus Terjun ke Jurang di India

Setidaknya sembilan orang tewas dan 40 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah bus tergelincir dan jatuh ke jurang di India, menurut laporan yang tersedia. Insiden ini dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan sejumlah besar penumpang mengalami cedera.

Informasi soal kecelakaan masih terbatas. Laporan awal hanya menyebutkan jumlah korban tewas dan korban luka. Belum ada keterangan rinci mengenai penyebab kecelakaan, kondisi penumpang sebelum atau sesudah kejadian, serta langkah-langkah penyelamatan yang telah dilakukan.

Pihak berwenang dan layanan darurat umumnya menjadi pihak yang pertama merespons kejadian seperti ini, namun laporan yang ada belum memuat rincian tentang waktu kejadian, lokasi pasti di India, atau perkembangan terbaru dalam proses evakuasi dan perawatan para korban.

Gambar yang menyertai laporan memperlihatkan kondisi bus dan lokasi kejadian, namun tanpa keterangan tambahan mengenai kronologi. Sampai informasi lebih lanjut dikonfirmasi, data resmi yang tersedia tetap dibatasi pada angka korban yang dilaporkan.

Insiden kecelakaan bus yang berujung pada masuknya kendaraan ke jurang merupakan salah satu jenis kecelakaan lalu lintas yang kerap menimbulkan korban banyak. Dalam situasi seperti ini, kebutuhan untuk penanganan medis segera dan koordinasi respons darurat sangat penting untuk mengurangi dampak lebih lanjut.

Karena keterbatasan informasi saat ini, publik disarankan menunggu konfirmasi resmi dari otoritas setempat untuk keterangan lebih mendetail mengenai penyebab, identitas korban, status perawatan, dan langkah-langkah lanjutan.

Berita ini berasal dari laporan awal dan akan membutuhkan pembaruan ketika tersedia pernyataan resmi atau laporan investigasi yang lebih komprehensif.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Teheran Peringatkan Trump: Ancaman “Pelajaran Tak Terlupakan” Jika AS Menyerang Iran

13 Januari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

UNRWA Tegaskan Gaza Butuh Akses Bantuan, Khawatir Soal Pencabutan Izin oleh Israel

12 Januari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Iran Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional untuk ‘Martir’ Unjuk Rasa

12 Januari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

AS Rilis Rekaman Jet Tempur saat Lancarkan Serangan Udara ke Basis ISIS di Suriah

11 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Trump Nyatakan Akan Negosiasi untuk Memperoleh Greenland

10 Januari 2026 - 13:30 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia