Anggota DPR Minta Percepatan dan Pemerataan Imunisasi Nasional untuk Cegah Campak Opick Meriahkan Bazar Ramadhan di Masjid Sunda Kelapa Kemnaker Tindak 12 Perusahaan karena Diduga Langgar Ketentuan Penggunaan TKA pada 2026 NCT JNJM Debutkan EP Perdana ‘Both Sides’, Tanda Langkah Baru Unit NCT DPRD DKI: Pengaturan Lalu Lintas Perlu Diperketat di Area Flyover Latumenten Petugas Sudin Gulkarmat Evakuasi Jasad Pria dari Kamar Kos di Cilincing

Metro

Cakupan Program Cek Kesehatan Gratis DKI Jakarta 2025 Melampaui Target

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Cakupan Program Cek Kesehatan Gratis DKI Jakarta 2025 Mencapai 37,5%

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan bahwa cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada tahun 2025 tercatat sebesar 37,5 persen, dan angka tersebut disebut telah melampaui target yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Program Cek Kesehatan Gratis dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan akses warga terhadap layanan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya. Dengan capaian 37,5 persen, pemprov menilai bahwa program ini menunjukkan perkembangan positif dalam jangkauan pelayanannya. Hasil ini menjadi indikator bahwa upaya pemerintah daerah untuk menjangkau lebih banyak warga dalam rangka deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan menunjukkan kemajuan.

Menurut keterangan resmi yang disampaikan pemerintah provinsi, capaian tersebut merupakan salah satu tolok ukur pelaksanaan program yang selama ini digulirkan. Walaupun angka persentase itu menunjukkan peningkatan, pemerintah daerah juga menekankan perlunya upaya berkelanjutan untuk memperluas capaian layanan agar semakin banyak warga yang mendapat manfaat dari pemeriksaan kesehatan gratis.

Pengukuran cakupan program biasanya digunakan sebagai dasar evaluasi efektivitas pelaksanaan dan penyusunan strategi ke depan. Dalam konteks CKG, capaian yang melebihi target menjadi modal untuk mempertimbangkan pelibatan skema atau langkah-langkah yang dapat mempertahankan dan meningkatkan jangkauan layanan, termasuk penyesuaian pelaksanaan agar lebih merata di berbagai wilayah ibu kota.

Sementara itu, pihak pemerintah provinsi juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mempertahankan momentum tersebut. Pelibatan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, dan sosialisasi kepada masyarakat dinilai krusial agar program bisa menyentuh kelompok penduduk yang selama ini memiliki keterbatasan akses ke layanan kesehatan.

Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis sebagai kesempatan untuk melakukan pemeriksaan rutin, mengingat pemeriksaan dini dapat membantu penanganan kondisi kesehatan secara lebih cepat. Pemerintah daerah pada gilirannya menyatakan komitmen untuk terus memantau pelaksanaan program dan melakukan penyesuaian kebijakan sesuai kebutuhan lapangan.

Catatan pencapaian 37,5 persen pada 2025 juga membuka ruang evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, termasuk memastikan ketersediaan layanan di fasilitas kesehatan yang menjadi mitra program dan memperkuat mekanisme rujukan bagi warga yang membutuhkan tindak lanjut.

Dengan hasil cakupan yang disebut melampaui target, pemerintah provinsi menegaskan bahwa upaya untuk memperluas akses layanan kesehatan akan tetap menjadi bagian dari prioritas kebijakan daerah. Langkah-langkah lanjutan diharapkan mampu memperbesar manfaat CKG bagi lebih banyak warga Jakarta dalam jangka menengah dan panjang.

Gambar:

Program Cek Kesehatan Gratis DKI Jakarta

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DPRD DKI: Pengaturan Lalu Lintas Perlu Diperketat di Area Flyover Latumenten

24 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Petugas Sudin Gulkarmat Evakuasi Jasad Pria dari Kamar Kos di Cilincing

24 Februari 2026 - 08:31 WIB

ANTARA News

Monas Dikunjungi Sekitar 2.837 Orang pada Minggu Pertama Ramadhan

22 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Wali Kota Medan Ajak Warga Tak Ragu Laporkan Peredaran Narkoba

22 Februari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Pemkot Jakarta Utara Awasi Restoran dan Tempat Hiburan yang Beroperasi Selama Ramadhan

21 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News
Trending di Metro