BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Metro

Cegah Banjir, Kecamatan Cakung Rutin Gelar Kerja Bakti Bersihkan Saluran Mikro di Pulogebang

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Cakung Lakukan Pembersihan Saluran Mikro sebagai Upaya Pencegahan Banjir

Kecamatan Cakung kembali melakukan upaya pencegahan banjir dengan menggelar kerja bakti yang difokuskan pada pembersihan saluran mikro di wilayah Pulogebang. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dan menyasar sistem drainase kecil yang berada di RW 05.

Fokus pada saluran mikro

Pelaksanaan pembersihan diarahkan pada saluran mikro yang selama ini berperan penting dalam mengalirkan limpasan air hujan dari permukiman. Dengan membersihkan saluran-saluran kecil tersebut, penanganan genangan dan potensi banjir di wilayah permukiman diharapkan dapat diminimalisir.

Kerja bakti sebagai langkah preventif

Kegiatan yang dilakukan secara rutin ini merupakan bentuk langkah preventif untuk menghadapi periode hujan. Pembersihan saluran secara berkala bertujuan menjaga kelancaran aliran air sehingga risiko tersumbatnya drainase dan terjadinya genangan dapat diturunkan.

Manfaat jangka pendek dan panjang

Secara langsung, pembersihan saluran mikro membantu mengurangi hambatan aliran air pada musim hujan. Secara lebih luas, tindakan rutin tersebut juga mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan serta memperpanjang fungsi teknis infrastruktur drainase kecil yang ada di permukiman.

Perhatian pada wilayah permukiman

Pulogebang, khususnya RW 05, menjadi salah satu titik fokus kegiatan ini. Dengan memprioritaskan area-area yang berpotensi menjadi titik genangan, upaya pencegahan banjir menjadi lebih terarah dan relevan dengan kebutuhan warga setempat.

Kegunaan kegiatan yang berkelanjutan

Kegiatan pembersihan yang dilakukan secara berkala mencerminkan pendekatan berkelanjutan dalam pengelolaan risiko banjir di tingkat kecamatan. Upaya yang terus dilakukan memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi titik-titik rawan dan menjaga fungsi saluran agar tetap optimal.

Kondisi dan tantangan

Meskipun fokus utama adalah menjaga aliran air melalui saluran mikro, tindakan pencegahan semacam ini perlu didukung oleh kesadaran bersama agar sampah dan material yang dapat menghambat drainase tidak menumpuk di tempat-tempat kritis. Pendekatan preventif tetap menjadi kunci untuk meminimalkan dampak banjir terhadap permukiman.

Penutup

Pengelolaan drainase di tingkat lokal, seperti pembersihan saluran mikro di RW 05 Pulogebang, merupakan bagian penting dari upaya mencegah banjir. Pelaksanaan kerja bakti yang dilakukan secara rutin menjadi langkah praktis yang diharapkan dapat menjaga kelancaran aliran air dan mengurangi potensi genangan di wilayah permukiman.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu

26 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran

26 Maret 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

KCIC Pastikan Penumpang Whoosh yang Tertinggal Bisa Menjadwal Ulang Tanpa Biaya

25 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

DKI: Evakuasi Penumpang Kapal KM Sumber Makmur dan Perhatian pada Jadwal Libur di TMII

25 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Polres Metro Jakut Dalami Penyebab Kecelakaan Beruntun yang Menewaskan Dua Orang

24 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Metro