BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Dunia

China Desak AS Kurangi Senjata Nuklir Demi Denuklirisasi Dunia

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Juru bicara Kedutaan Besar China di Amerika Serikat, Liu Pengyu, menyatakan bahwa Washington perlu mengurangi persenjataan nuklirnya sebagai prasyarat utama untuk mencapai tujuan denuklirisasi dunia. Pernyataan ini disampaikan Liu Pengyu kepada media RIA Novosti pada hari Minggu.

Liu menegaskan bahwa langkah nyata dari Amerika Serikat dalam mengurangi stok senjata nuklir merupakan bagian penting dari proses denuklirisasi yang berkelanjutan dan kredibel. Tanpa adanya pengurangan senjata nuklir yang signifikan dari pihak AS, upaya denuklirisasi global dinilai akan kurang efektif atau sulit tercapai.

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan dan diskusi internasional mengenai kontrol senjata nuklir serta perlunya menjaga stabilitas strategis antara negara-negara dengan kemampuan nuklir besar. China menonjolkan pentingnya tanggung jawab bersama dan kesungguhan dalam pengurangan senjata nuklir, terutama oleh negara-negara yang memiliki arsenalinuklir terbesar seperti Amerika Serikat.

Isu denuklirisasi menjadi salah satu fokus utama dalam berbagai pertemuan dan diskusi di tingkat internasional, mengingat potensi ancaman besar yang ditimbulkan oleh senjata nuklir terhadap keamanan global dan keberlangsungan hidup umat manusia.

Gambar ilustrasi yang mendampingi berita ini menunjukkan fenomena awan cendawan, yang identik dengan ledakan nuklir, memperkuat urgensi peringatan dan himbauan dari pihak China terkait perlunya pengurangan senjata nuklir.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Teheran Peringatkan Trump: Ancaman “Pelajaran Tak Terlupakan” Jika AS Menyerang Iran

13 Januari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

UNRWA Tegaskan Gaza Butuh Akses Bantuan, Khawatir Soal Pencabutan Izin oleh Israel

12 Januari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Iran Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional untuk ‘Martir’ Unjuk Rasa

12 Januari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

AS Rilis Rekaman Jet Tempur saat Lancarkan Serangan Udara ke Basis ISIS di Suriah

11 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Bus Terjun ke Jurang di India, 9 Orang Tewas dan 40 Luka-luka

11 Januari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia