Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak Gubernur: Beberapa Program Pusat Sudah Berjalan di Rejang Lebong IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

Dunia

China Desak AS Kurangi Senjata Nuklir Demi Denuklirisasi Dunia

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Juru bicara Kedutaan Besar China di Amerika Serikat, Liu Pengyu, menyatakan bahwa Washington perlu mengurangi persenjataan nuklirnya sebagai prasyarat utama untuk mencapai tujuan denuklirisasi dunia. Pernyataan ini disampaikan Liu Pengyu kepada media RIA Novosti pada hari Minggu.

Liu menegaskan bahwa langkah nyata dari Amerika Serikat dalam mengurangi stok senjata nuklir merupakan bagian penting dari proses denuklirisasi yang berkelanjutan dan kredibel. Tanpa adanya pengurangan senjata nuklir yang signifikan dari pihak AS, upaya denuklirisasi global dinilai akan kurang efektif atau sulit tercapai.

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan dan diskusi internasional mengenai kontrol senjata nuklir serta perlunya menjaga stabilitas strategis antara negara-negara dengan kemampuan nuklir besar. China menonjolkan pentingnya tanggung jawab bersama dan kesungguhan dalam pengurangan senjata nuklir, terutama oleh negara-negara yang memiliki arsenalinuklir terbesar seperti Amerika Serikat.

Isu denuklirisasi menjadi salah satu fokus utama dalam berbagai pertemuan dan diskusi di tingkat internasional, mengingat potensi ancaman besar yang ditimbulkan oleh senjata nuklir terhadap keamanan global dan keberlangsungan hidup umat manusia.

Gambar ilustrasi yang mendampingi berita ini menunjukkan fenomena awan cendawan, yang identik dengan ledakan nuklir, memperkuat urgensi peringatan dan himbauan dari pihak China terkait perlunya pengurangan senjata nuklir.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel

28 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu

28 Februari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News

China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025

28 Februari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana

28 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Afghanistan Dilaporkan Melancarkan Operasi Baru Terhadap Pangkalan Militer Pakistan

27 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia