Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis Angkutan Laut ke 10 Pulau di Kepulauan Seribu Iran Bantah Laporan Militer AS yang Menuding Kemampuan Rudal Menurun Eks Direktur Gas Pertamina Heran dengan Alasan Penahanan dalam Kasus Korupsi Pengadaan LNG Imigrasi Ponorogo Deportasi Warga Malaysia yang Diduga Overstay Belasan Tahun Iran Bentuk Badan Pemerintahan Sementara Usai Wafatnya Khamenei Legislator Minta Evaluasi Sistem Perbukuan untuk Pastikan Harga Terjangkau

Lifestyle

Dermatolog Ingatkan: Konsumsi Gula dan Garam Berlebih Bisa Picu Masalah Kulit

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Perhatian dari dokter kulit soal asupan gula dan garam

Seorang dokter ahli dermatologi kembali mengingatkan pentingnya memperhatikan pola makan, khususnya terkait konsumsi gula dan garam. Menurut pengingat tersebut, makanan yang mengandung kadar gula dan garam tinggi memiliki potensi untuk memicu masalah pada kulit.

Imbauan untuk mengendalikan asupan

Imbauan ini menekankan perlunya kewaspadaan terhadap makanan yang kaya gula dan garam. Dokter menyoroti bahwa konsumsi berlebih dari kedua komponen tersebut dapat berdampak pada kondisi kulit, sehingga memperhatikan jumlah yang dikonsumsi menjadi langkah pencegahan yang penting.

Pesan kepada masyarakat

Pesan utama yang disampaikan oleh tenaga medis spesialis kulit adalah agar masyarakat lebih sadar pada pola makan sehari-hari. Mengurangi frekuensi atau jumlah makanan tinggi gula dan garam menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan kulit secara umum.

Langkah praktis yang dapat dipertimbangkan

Dalam rangka menjawab peringatan itu, masyarakat dianjurkan untuk lebih kritis dalam memilih bahan makanan dan memperhatikan kandungan pada produk olahan. Memeriksa label pada kemasan serta menimbang komposisi menu harian bisa membantu mengendalikan asupan gula dan garam.

Peran konsultasi medis

Bagi mereka yang khawatir mengenai kondisi kulitnya, berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dapat menjadi langkah yang tepat. Tenaga medis dapat memberikan penilaian dan rekomendasi yang sesuai berdasarkan kondisi individu.

Kesimpulan: Peringatan dari dokter ahli dermatologi ini menggarisbawahi bahwa perhatian terhadap konsumsi makanan tinggi gula dan garam penting untuk mencegah potensi gangguan pada kulit. Mengendalikan asupan serta mencari saran medis bila perlu adalah langkah yang dianjurkan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bursa: Perpaduan Sejarah dan Alam yang Menenangkan di Anatolia

28 Februari 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Keberagaman Hidangan Berbuka: Menyambut Kemenangan Ramadhan Lewat Sepiring Makanan

25 Februari 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Bergaul dengan Orang ‘Toxic’ Dapat Mempercepat Proses Penuaan, Kata Studi Psikologi

24 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Kolak: Takjil Manis yang Selalu Menemani Buka Puasa di Ramadhan

22 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

Memahami Karakter Tahun Kuda Api: Semangat Optimisme dan Keberanian

13 Februari 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News
Trending di Lifestyle