BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Ekonomi

Dinkopdag Salurkan Minyakita Langsung ke Pengecer untuk Meredam Gejolak Harga

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kirim Minyakita Langsung ke Pengecer

Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Dinkopdag) mengambil langkah distribusi langsung Minyakita kepada pengecer sebagai upaya menahan lonjakan harga di pasar. Program ini dirancang untuk memotong rantai distribusi sehingga pasokan ke tingkat ritel lebih terjamin dan fluktuasi harga dapat diminimalkan.

Tujuan kebijakan

Langkah penyaluran langsung dimaksudkan untuk memastikan stok Minyakita tersedia di warung dan toko kecil, sehingga konsumen akhir tetap dapat mengakses produk dengan harga yang wajar. Dengan memperpendek jalur distribusi, otoritas berharap praktik penimbunan atau permainan harga dapat dikontrol lebih efektif.

Manfaat bagi pengecer dan konsumen

Bagi pengecer, akses pasokan yang lebih mudah dan stabil diyakini membantu perencanaan usaha sehari-hari, mengurangi kesempatan terjadinya kelangkaan sementara. Sedangkan konsumen mendapat keuntungan dari ketersediaan produk yang konsisten dan potensi penurunan volatilitas harga di pasar lokal.

Koordinasi dan pengawasan

Pelaksanaan penyaluran memerlukan koordinasi antara dinas terkait dan pelaku usaha di wilayah. Pengawasan menjadi bagian penting agar distribusi berjalan sesuai tujuan, tanpa menimbulkan distorsi baru di pasar. Selain itu, komunikasi dengan pengecer menjadi penting untuk memantau kebutuhan riil di tingkat konsumen.

Dampak pada stabilitas pasar

Pendekatan ini dimaksudkan sebagai salah satu instrumen stabilisasi harga yang bersifat pragmatis. Dengan menargetkan titik akhir rantai pasok—yakni pengecer—diharapkan fluktuasi yang biasanya terjadi karena masalah logistik, distribusi berjenjang, atau pergerakan harga antar tingkat dapat diatasi lebih cepat.

Tinjauan jangka pendek dan jangka panjang

Secara jangka pendek, intervensi distribusi semacam ini umumnya fokus pada penanganan gejolak harga dan penjaminan pasokan. Untuk efektivitas jangka panjang, langkah-langkah pendukung lain seperti penguatan rantai pasokan, keterlibatan pelaku UMKM, serta pemantauan pasar perlu terus dilakukan agar stabilitas harga berlangsung berkelanjutan.

Kesimpulan

Penyaluran Minyakita langsung ke pengecer oleh Dinkopdag mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang bagi masyarakat. Keberhasilan kebijakan ini bergantung pada pelaksanaan di lapangan, kerja sama dengan pelaku usaha, serta pengawasan yang konsisten untuk memastikan tujuan stabilisasi harga tercapai tanpa menimbulkan kendala baru.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran

13 Januari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit

13 Januari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Grab Indonesia Salurkan Rp100 Miliar untuk Program Kesejahteraan Mitra

13 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Ombudsman RI Salurkan Manfaat Rp42 Miliar Lewat Tahap Resmon pada 2025

13 Januari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

Bank Lampung Catat Laba Bersih Rp200 Miliar pada 2025

13 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi