BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Metro

Disnaker Kabupaten Bandung Gandeng 300 Perusahaan Lewat GBK Bedas Digital

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bandung menjalin kerja sama dengan 300 perusahaan melalui program Gerai Bursa Kerja (GBK) Bedas Digital. Inisiatif ini diluncurkan untuk memfasilitasi hubungan antara pelamar kerja dan pihak swasta secara lebih terstruktur dan berbasis teknologi.

Langkah digital untuk mempertemukan pencari kerja dan perusahaan

Melalui GBK Bedas Digital, Disnaker Kabupaten Bandung membuka saluran baru yang mengintegrasikan kebutuhan pasar tenaga kerja dengan ketersediaan tenaga kerja di daerah. Platform digital semacam ini memungkinkan proses pengumuman lowongan, seleksi awal, dan komunikasi antara perusahaan serta calon tenaga kerja dilakukan dengan lebih efisien.

Kerja sama dengan 300 perusahaan menjadi bukti adanya respons positif dari pelaku usaha terhadap upaya pemerintah daerah dalam mengefektifkan penempatan tenaga kerja. Keterlibatan sejumlah perusahaan tersebut diharapkan dapat memperluas peluang kerja bagi warga Kabupaten Bandung yang sedang mencari pekerjaan.

Manfaat bagi pencari kerja dan pemberi kerja

Bagi pencari kerja, mekanisme digital seperti GBK Bedas Digital menawarkan kemudahan akses informasi lowongan dari berbagai perusahaan dalam satu wadah. Sedangkan bagi perusahaan, platform ini menjadi sarana untuk menjaring kandidat secara lebih sistematis, mengurangi kebutuhan proses administrasi manual, serta mempercepat proses rekrutmen.

Disnaker sebagai fasilitator mempunyai peran untuk memastikan keterpaduan layanan, termasuk menyosialisasikan penggunaan platform dan mendorong partisipasi perusahaan. Kolaborasi ini menunjukkan orientasi pada pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi layanan ketenagakerjaan di tingkat daerah.

Harapan dan tantangan pelaksanaan

Adopsi solusi digital dalam kegiatan bursa kerja diharapkan dapat meningkatkan tingkat penempatan kerja dan menurunkan kesenjangan antara kebutuhan industri dan kemampuan tenaga kerja lokal. Namun, keberhasilan program demikian juga bergantung pada kesiapan teknis dan keterampilan pengguna, baik dari sisi pemohon kerja maupun pelaku usaha.

Tantangan yang mungkin muncul mencakup kebutuhan pelatihan penggunaan platform, kesesuaian kualifikasi tenaga kerja dengan posisi yang ditawarkan, serta keberlanjutan partisipasi perusahaan dalam program jangka panjang. Oleh karena itu, kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lain menjadi penting untuk mengatasi kendala tersebut.

Penutup

Inisiatif Disnaker Kabupaten Bandung bekerja sama dengan 300 perusahaan melalui GBK Bedas Digital menunjukkan langkah konkret menuju digitalisasi layanan ketenagakerjaan. Dengan dukungan pemangku kepentingan, langkah ini berpotensi memberikan akses lebih luas bagi pencari kerja sekaligus membantu perusahaan menemukan tenaga kerja yang sesuai.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu

26 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran

26 Maret 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

KCIC Pastikan Penumpang Whoosh yang Tertinggal Bisa Menjadwal Ulang Tanpa Biaya

25 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

DKI: Evakuasi Penumpang Kapal KM Sumber Makmur dan Perhatian pada Jadwal Libur di TMII

25 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Polres Metro Jakut Dalami Penyebab Kecelakaan Beruntun yang Menewaskan Dua Orang

24 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Metro