Sinergi DPR dan Pemerintah Ditekankan untuk Percepatan Pemulihan
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pentingnya kerja sama antara DPR RI, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana di Aceh. Ia menekankan bahwa sinergi berbagai pihak menjadi kunci agar bantuan dan program rehabilitasi berjalan efektif dan tepat sasaran.
Dalam pernyataannya, Sufmi Dasco Ahmad mendorong agar seluruh pemangku kepentingan meningkatkan koordinasi agar seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani. Ia menyoroti perlunya sinkronisasi kebijakan, alokasi anggaran, serta pelaksanaan program di lapangan agar proses pemulihan tidak terhambat birokrasi.
Fokus pada Penanganan Korban dan Rehabilitasi Infrastruktur
Pemerintah dan DPR diminta memberi perhatian terhadap penanganan korban serta upaya rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur publik dan perumahan. Upaya pemulihan harus mempertimbangkan aspek keselamatan, kebutuhan dasar warga, serta keberlanjutan jangka menengah dan panjang.
Selain itu, pemulihan ekonomi lokal menjadi bagian penting dalam proses ini. Dukungan terhadap pemulihan mata pencaharian, bantuan modal usaha, dan pemulihan fasilitas publik diharapkan dapat mempercepat kembalinya aktivitas ekonomi masyarakat yang terdampak.
Transparansi, Data, dan Pengawasan
Sufmi Dasco Ahmad menekankan bahwa transparansi dan akurasi data harus menjadi prioritas dalam upaya pemulihan. Data yang valid menjadi dasar penentuan sasaran bantuan, perencanaan rekonstruksi, dan pengawasan penggunaan anggaran.
Peran DPR disebut penting dalam mekanisme pengawasan agar penyaluran bantuan serta pelaksanaan program pemulihan sesuai dengan ketentuan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Pengawasan ini juga diperlukan untuk mencegah penumpukan masalah yang dapat muncul di kemudian hari.
Peran Pemerintah Daerah dan Keterlibatan Masyarakat
Pemerintah daerah diminta aktif di garis depan, karena mereka paling memahami kondisi lokal dan kebutuhan warganya. Keterlibatan pemerintah kabupaten/kota serta perangkat desa menjadi modal penting untuk pelaksanaan program yang efektif.
Keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lokal juga menjadi aspek penting. Partisipasi warga dalam perencanaan dan pelaksanaan pemulihan akan membantu menyesuaikan program dengan kondisi riil serta memperkuat rasa kepemilikan terhadap hasil rekonstruksi.
Mendorong Pemulihan yang Terpadu dan Berkelanjutan
Upaya yang ditekankan adalah pemulihan yang terpadu, tidak hanya memperbaiki fisik tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan ekonomi. Pendekatan berkelanjutan diperlukan untuk mengurangi kerentanan di masa depan dan memastikan bahwa masyarakat dapat pulih secara komprehensif.
Sufmi Dasco Ahmad mengajak semua pihak untuk bekerja cepat dan cermat, dengan fokus pada kebutuhan rakyat terdampak, agar proses pemulihan pascabencana di Aceh berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Foto: ANTARA News






