BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Olahraga

Erick Thohir Ingatkan Atlet: Gunakan Bonus SEA Games 2025 Secara Bijak

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Menpora Minta Pemanfaatan Bonus SEA Games 2025 Secara Bijak

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengimbau agar para atlet memanfaatkan bonus yang diterima dari prestasi pada SEA Games 2025 dengan penuh kehati‑hatian. Pesan ini ditujukan untuk mendorong penggunaan dana penghargaan secara bertanggung jawab demi manfaat jangka panjang bagi atlet dan keluarganya.

Pernyataan Menpora menekankan pentingnya melihat bonus bukan sekadar hadiah sesaat, melainkan kesempatan untuk memperkuat kestabilan ekonomi dan merencanakan masa depan. Mengingat usaha dan pengorbanan yang dilakukan atlet untuk mencapai prestasi internasional, penghargaan berupa bonus diharapkan dapat mendukung kehidupan mereka setelah kompetisi.

Makna Pesan bagi Atlet

Imbauan penggunaan bonus dengan bijak mengandung beberapa implikasi praktis. Pertama, bonus dapat dipandang sebagai alat yang membantu membangun keamanan finansial, misalnya melalui perencanaan yang matang dan penggunaan yang memperhatikan kebutuhan jangka panjang. Kedua, alokasi dana secara terencana bisa membantu atlet mempersiapkan transisi karier ketika memasuki tahap pensiun dari dunia kompetitif.

Selain itu, pesan tersebut juga menyoroti tanggung jawab sosial yang melekat pada penghargaan semacam ini. Ketika bonus dikelola dengan baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga berpotensi memberi dampak positif bagi keluarga dan lingkungan terdekat atlet.

Peran Pembinaan dan Pendampingan

Pernyataan Menpora juga mengingatkan pentingnya dukungan pembinaan dan pendampingan kepada atlet dalam hal manajemen keuangan dan perencanaan karier. Pembinaan yang menyertakan aspek nonteknis, seperti literasi keuangan dan kesiapan transisi, menjadi bagian yang relevan untuk memastikan bonus dipergunakan secara optimal.

Penyediaan informasi dan akses kepada tenaga ahli yang dapat membantu dalam membuat keputusan finansial menjadi hal yang bernilai. Dengan demikian, bonus yang diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi olahraga dapat memberikan manfaat berkelanjutan apabila disertai pengelolaan yang tepat.

Menjaga Semangat Kompetisi dan Kesejahteraan

Imbauan agar bonus digunakan dengan bijak sejalan dengan upaya menjaga semangat kompetisi sekaligus mengutamakan kesejahteraan atlet. Apresiasi finansial merupakan salah satu bentuk pengakuan terhadap capaian olahraga, namun nilai dari penghargaan tersebut akan lebih besar bila dimanfaatkan untuk mendukung kualitas hidup dan persiapan masa depan.

Dengan pesan ini, Menpora berharap para atlet dapat melihat bonus sebagai modal yang dapat memperkuat fondasi kehidupan mereka, bukan sekadar konsumsi jangka pendek. Pendekatan yang terencana diyakini akan mendukung keberlanjutan prestasi dan kesejahteraan para atlet di luar arena pertandingan.

Foto: Dokumen foto terkait acara dan momen penyerahan penghargaan (sumber gambar terkait).

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026

13 Januari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Marc Marquez Waspadai Kebangkitan Aprilia, KTM, Yamaha, dan Honda di MotoGP

12 Januari 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Jonatan Christie dan Sabar/ Reza Lanjut ke India Open 2026

12 Januari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

An Se-young dan Kim/Seo Tunjukkan Tanda Positif di Malaysia Open 2026

12 Januari 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Medvedev Awali 2026 dengan Sempurna Usai Menang di Brisbane

11 Januari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News
Trending di Olahraga