Perayaan Awal Tahun dengan Tradisi Perang Air
Sejumlah warga dan anak-anak mengikuti tradisi perang air dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 pada Festival Air Suwat yang berlangsung di Desa Suwat, Gianyar, Bali. Momen tersebut terekam dalam foto yang menunjukkan seorang anak kecil sedang menyiram air, menggambarkan suasana riang dan penuh keceriaan di lokasi acara.
Suasana di Lokasi
Foto yang beredar memperlihatkan aksi percikan air dan interaksi antarpeserta, termasuk anak-anak yang tampak antusias memegang wadah dan menyiramkan air. Aktivitas seperti ini menjadi bagian dari perayaan yang menandai pergantian tahun di desa tersebut, dengan air sebagai elemen utama dalam ritual atau tradisi lokal yang dilakukan saat festival.
Ekspresi Kesenangan dan Kebersamaan
Momen perang air kerap diisi dengan tawa, sorak, dan kebersamaan antaranggota komunitas. Dalam gambar terlihat seorang anak yang menjadi fokus, menyiram air ke arah sekitarnya, menonjolkan aspek keakraban dan kegembiraan yang menjadi ciri perayaan ini. Hal ini menunjukkan bagaimana tradisi sederhana dapat menjadi sarana berkumpul dan merayakan momen penting secara kolektif.
Dokumentasi Foto
Gambar yang menggambarkan tradisi ini diambil saat Festival Air Suwat di Desa Suwat, Gianyar pada hari Kamis, dan menjadi bukti visual dari perayaan yang dilangsungkan untuk menyambut tahun baru. Foto tersebut menampilkan detail aktivitas perang air dan menjadi bagian dari liputan mengenai kegiatan budaya lokal di Bali.
Catatan: Informasi berasal dari dokumentasi kegiatan Festival Air Suwat di Desa Suwat, Gianyar, Bali, yang memperlihatkan tradisi perang air sebagai bagian dari perayaan Tahun Baru 2026.
Foto: ANTARA News






