Polrestabes Bandung Dalami Kasus Kematian Siswa SMAN 5 Bandung di Cihampelas Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi 17–18 Maret KCNA Laporkan Sub‑Unit Artileri Jarak Jauh Korut Gelar Uji Coba Ultrapresisi 13 Penumpang Dievakuasi dari Kapal Rusak di Perairan Pulau Karang Beras Menteri Lingkungan Hidup Tegur Pengelola Terminal Kertonegoro karena Kebersihan Kurang Bahlil Dorong Penguatan Kerja Sama Energi di Kawasan Indo-Pasifik

Metro

Gubernur Pramono Anung Minta Penegakan Hukum terhadap Pria WNA yang Diduga Mengumbar di Blok M

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta penanganan tegas terhadap seorang pria warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan pengumbaran alat kelamin di kawasan Blok M. Pernyataan gubernur ini muncul sebagai respons atas kejadian yang menuai perhatian publik dan menimbulkan kekhawatiran soal keselamatan serta ketertiban di ruang publik.

Seruan untuk proses hukum

Dalam reaksinya, Pramono Anung mendesak agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti dugaan perkara tersebut sesuai peraturan yang berlaku. Ia menekankan pentingnya penerapan hukum yang tegas supaya kejadian serupa tidak mengganggu kenyamanan warga serta mengurangi potensi timbulnya keresahan publik.

Gubernur juga menyoroti perlunya koordinasi antarinstansi terkait dalam menyelesaikan kasus ini. Langkah-langkah penegakan hukum diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan menjadi pesan bagi siapa pun agar tidak melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat di ruang terbuka.

Perlindungan terhadap ketertiban umum

Pernyataan Pramono mencerminkan perhatian pemerintah daerah terhadap keselamatan warga di area publik. Menjaga ketertiban dan rasa aman warga merupakan prioritas, terutama di kawasan yang ramai dikunjungi seperti Blok M.

Pemerintah daerah mengimbau pihak terkait untuk menegakkan aturan demi mencegah gangguan serupa ke depan. Seluruh langkah yang diambil diharapkan berjalan secara transparan dan sesuai mekanisme hukum, sehingga hak-hak warga tetap terlindungi dan proses hukum berlangsung adil.

Peran aparat dan masyarakat

Kejadian ini menjadi pengingat bagi aparat keamanan dan penegak hukum di lapangan untuk sigap merespons laporan masyarakat. Sementara itu, masyarakat diharapkan tetap tenang dan menyerahkan proses penanganan kepada pihak berwenang, serta bekerja sama apabila diminta keterangan atau bukti demi kelancaran penyelidikan.

Upaya bersama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan warga penting untuk menjaga tata kelola ruang publik yang aman dan nyaman bagi semua pihak. Pemerintah daerah melalui pernyataan gubernur menekankan bahwa tindakan yang mengganggu ketertiban harus ditindak sesuai ketentuan, tanpa mengabaikan prinsip keadilan.

Kasus di Blok M ini menjadi sorotan karena menyangkut perlindungan publik dan penegakan hukum di ibu kota. Pernyataan gubernur menandai komitmen otoritas daerah untuk memastikan setiap laporan pelanggaran ditindaklanjuti, serta menegakkan norma dan aturan yang berlaku demi menjaga kenyamanan bersama.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi 17–18 Maret

15 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Pemprov DKI Ingatkan Potensi Hujan saat Idul Fitri, Warga Diminta Waspada

15 Maret 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Arus di Pantura Cirebon Mulai Meningkat Jelang H-7 Lebaran

14 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

Pemprov DKI Tegaskan Komitmen Perkuat Perlindungan Anak dari Pengaruh Radikalisme

11 Maret 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Pemprov DKI Tutup Sementara Zona 4 TPST Bantargebang Pasca Longsor

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Metro