Jakarta — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengimbau Dinas Bina Marga untuk segera menuntaskan perbaikan pada ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan berupa lubang di berbagai titik kota.
Permintaan Perbaikan yang Mendesak
Pernyataan gubernur ini menekankan kebutuhan tindakan cepat dari instansi teknis terkait dalam menangani masalah jalan berlubang yang masih ditemukan di sejumlah lokasi. Ia meminta agar perbaikan dilakukan tanpa penundaan agar kondisi jalan kembali aman dan layak dilalui oleh pengguna jalan.
Tujuan dan Implikasi
Tindakan perbaikan yang diharapkan bukan hanya sekadar estetika, melainkan bagian dari upaya untuk mengurangi potensi kecelakaan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas. Jalan yang rata dan bebas lubang juga dinilai penting untuk kenyamanan pengguna kendaraan bermotor maupun non-bermotor.
Peran Dinas Bina Marga
Gubernur menekankan peran Dinas Bina Marga sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pemeliharaan struktur jalan di wilayah ibu kota. Instruksi itu bertujuan agar dinas terkait memprioritaskan perbaikan lokasi-lokasi yang paling mendesak serta memastikan kualitas pengerjaan sesuai standar agar kerusakan tidak cepat kembali.
Harapan terhadap Pelaksanaan
Publik diharapkan dapat merasakan dampak positif dari upaya perbaikan, khususnya dalam aspek keselamatan dan efisiensi mobilitas. Selain itu, pengawasan pelaksanaan pekerjaan juga diharapkan berjalan baik sehingga proses perbaikan dapat selesai tepat waktu dan hasilnya terjaga.
Gubernur juga menekankan pentingnya koordinasi antar-pihak terkait agar perbaikan jalan dapat dilaksanakan secara terencana dan terintegrasi sehingga meminimalkan gangguan terhadap aktivitas warga selama proses perbaikan berlangsung.
Penutup
Upaya memperbaiki infrastruktur jalan menjadi bagian dari perhatian pemerintah provinsi dalam menjaga fungsi kota sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi. Dengan instruksi gubernur kepada Dinas Bina Marga, langkah-langkah perbaikan diharapkan berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan di Jakarta.
Foto: ANTARA News






