BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Warta Bumi

Gunung Marapi Meletus Selasa Pagi, Erupsi Perdana pada Awal 2026

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Padang, Sumatera Barat — Gunung Marapi yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, dilaporkan mengalami letusan pada Selasa pagi. Peristiwa ini tercatat sebagai erupsi perdana pada awal tahun 2026.

Informasi awal mengenai terjadinya letusan disampaikan melalui laporan-laporan yang beredar di media dan foto yang menunjukkan kondisi gunung. Foto yang terkait dengan kejadian ini memperlihatkan tampilan Gunung Marapi pada saat terjadinya aktivitas tersebut.

Hingga saat penulisan berita ini, rincian teknis mengenai erupsi — termasuk waktu pasti, jenis letusan, tinggi kolom abu, dampak langsung, atau adanya korban jiwa dan kerusakan materiil — belum tersedia secara lengkap dalam sumber yang diterima. Perkembangan lanjutan serta keterangan resmi dari pihak berwenang masih dinantikan untuk memberikan gambaran yang lebih rinci tentang skala dan konsekuensi erupsi.

Gunung Marapi berada di wilayah yang meliputi dua kabupaten di Sumatera Barat, sehingga potensi dampak terhadap kawasan sekitar bergantung pada besaran aktivitas vulkanik dan arah sebaran material letusan. Masyarakat di daerah terdampak biasanya menunggu informasi resmi untuk langkah selanjutnya, termasuk rekomendasi keselamatan dan evakuasi bila diperlukan.

Peliputan foto yang beredar menyertakan gambar yang diambil saat peristiwa berlangsung. Gambar tersebut menjadi bagian dari dokumentasi awal yang menunjukkan kondisi gunung dan suasana di sekitarnya pada waktu kejadian. Dokumentasi visual semacam ini kerap membantu pihak berwenang dan media dalam menyampaikan informasi awal kepada publik.

Sampai keluarnya pernyataan resmi dari instansi terkait, termasuk catatan pemantauan aktivitas gunung api, pembaruan mengenai keadaan Gunung Marapi tetap dinantikan. Media dan sumber informasi setempat diharapkan memberikan laporan yang lebih lengkap dan terverifikasi demi memastikan akurasi berita serta keselamatan masyarakat.

Kami akan memperbarui berita ini ketika ada keterangan resmi yang tersedia. Pembaca disarankan mengikuti saluran informasi resmi untuk mendapatkan petunjuk keselamatan dan pembaharuan situasi terkini.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir

13 Januari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

13 Januari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

BMKG: Sejumlah Wilayah di Sumut Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang pada Rabu

13 Januari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

BKSDA Temukan Kembali Amorphophallus Titanum Mekar di Cagar Alam Palupuh

12 Januari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Tanah Longsor di Dukuh Semliro, Kudus: Tiga Rumah Warga Terkena Dampak

11 Januari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi