BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Nusantara

KAI: Integrasi Antarmoda di Stasiun Yogyakarta Perkuat Layanan KRL Saat Nataru

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Integrasi antarmoda dukung operasional KRL di musim libur

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan bahwa upaya integrasi antarmoda di Stasiun Yogyakarta berperan penting dalam memperkuat layanan Kereta Rel Listrik (KRL) menjelang dan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menurut KAI, keterpaduan antar moda transportasi membantu kelancaran arus penumpang serta meningkatkan aksesibilitas ke layanan perkeretaapian di kawasan tersebut.

Langkah integrasi yang dimaksud meliputi penyusunan titik temu antar moda, kemudahan perpindahan penumpang, serta koordinasi operasional antara KAI dengan pihak-pihak terkait di stasiun. Tujuannya adalah meminimalkan hambatan saat penumpang berpindah dari transportasi umum lain ke KRL, sehingga perjalanan menjadi lebih efisien dan teratur terutama pada saat permintaan perjalanan meningkat.

Manfaat bagi penumpang dan pengelolaan layanan

Bagi penumpang, integrasi antarmoda menyediakan kenyamanan akses yang lebih baik menuju peron dan fasilitas penunjang di stasiun. Upaya ini juga diharapkan membantu manajemen stasiun dalam mengatur alur kedatangan dan keberangkatan penumpang sehingga potensi kepadatan dapat diantisipasi lebih dini.

Dari sisi pengelolaan, koordinasi operasional menjadi aspek kunci agar layanan KRL tetap andal selama periode libur panjang. Integrasi memungkinkan penyesuaian layanan secara responsif sesuai kebutuhan arus penumpang, serta memperlancar sinergi antar penyedia transportasi di wilayah stasiun.

Persiapan menghadapi lonjakan perjalanan saat Nataru

Menjelang Nataru, KAI menyoroti pentingnya kesiapan infrastuktur dan pelayanan di titik-titik transit utama seperti Stasiun Yogyakarta. Integrasi antarmoda menjadi salah satu strategi untuk merespons lonjakan perjalanan yang biasanya terjadi pada musim liburan, dengan fokus pada keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan layanan.

Penerapan tata kelola antarmoda yang baik juga diharapkan dapat mendorong penggunaan transportasi massal, terutama KRL, sebagai alternatif transportasi yang efisien saat arus mudik dan balik. Dengan demikian, beban lalu lintas di jalan raya dapat berkurang dan pergerakan penumpang menjadi lebih tertib.

Sinergi antara penyedia layanan

KAI menekankan perlunya sinergi antara operator kereta, pengelola stasiun, serta penyedia transportasi lokal untuk memastikan integrasi berjalan mulus. Kerjasama ini mencakup pengaturan jadwal, fasilitas penunjang di area stasiun, serta komunikasi publik agar penumpang memperoleh informasi yang jelas tentang opsi perpindahan moda.

Dengan pendekatan terpadu, Stasiun Yogyakarta diharapkan mampu menjadi contoh implementasi integrasi antarmoda yang efektif, terutama dalam menghadapi momentum puncak perjalanan seperti Natal dan Tahun Baru. Keberhasilan integrasi ini akan menentukan kenyamanan dan keamanan penumpang selama masa libur.

Foto: Stasiun Yogyakarta

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wapres Gibran Borong Ikan Baronang, Ikan Panjang, dan Sayuran di Pasar Biak Numfor

13 Januari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News

BGN: 2.674 Orang dari Kelompok 3B Terima MBG di Manokwari

13 Januari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Cuaca Ekstrem Sebabkan Banjir di 8 Kabupaten/Kota Banten, BPBD Perkuat Penanganan

12 Januari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Bupati Bantul Sebut Gerai Kopdes Merah Putih Sedang Dibangun

12 Januari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Hujan Deras Picu Banjir, Akses Perbatasan Sanggau-Malaysia Terputus

12 Januari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara