PDB AS Kuartal IV 2025 Tumbuh 1,4% Tahunan, Jauh di Bawah Estimasi Pemkot Jakarta Utara Awasi Restoran dan Tempat Hiburan yang Beroperasi Selama Ramadhan Ngabuburit dengan Buku: Perpustakaan Keliling Hadir di Bantaran Sungai Brantas Kota Kediri Mazhab Syafi’i: Niat Puasa Wajib Diperbarui Setiap Malam, Penjelasan dari PBNU Akses Desa Sibio-Bio di Tapanuli Tengah Masih Terisolasi, Warga Bergotong-royong Menyeberangi Sungai KAI Sediakan 136.045 Tiket Angkutan Lebaran di Stasiun Malang

Nusantara

KAI Sediakan 136.045 Tiket Angkutan Lebaran di Stasiun Malang

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Malang, Jawa Timur — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya menyediakan total 136.045 tiket kereta api yang disediakan di Stasiun Malang untuk kebutuhan angkutan Lebaran.

Penambahan kapasitas tiket di Stasiun Malang

Informasi resmi menyebutkan bahwa jumlah tiket tersebut disiapkan melalui layanan di Stasiun Malang. Angka 136.045 tiket menunjukkan upaya perusahaan untuk memenuhi kebutuhan perjalanan pada periode angkutan Lebaran, saat permintaan penumpang umumnya mengalami kenaikan.

Langkah ini merupakan bagian dari persiapan operasional yang dilakukan oleh KAI Daop 8 Surabaya untuk menghadapi lonjakan perjalanan penumpang. Penyediaan tiket dalam jumlah besar di stasiun-stasiun utama merupakan salah satu bentuk penyesuaian kapasitas yang ditujukan agar aksesibilitas layanan tetap terjaga selama masa tinggi permintaan.

Fokus pada penyediaan layanan tiket

Penempatan sejumlah tiket di Stasiun Malang memudahkan calon penumpang dari wilayah setempat yang membutuhkan akses langsung di stasiun. Dengan adanya penambahan ini, diharapkan masyarakat yang merencanakan perjalanan menggunakan kereta api dapat memperoleh pilihan tiket yang lebih beragam dibandingkan kondisi normal.

Meskipun jumlah tiket yang diumumkan relatif besar, pihak berwenang mengimbau penumpang untuk tetap memperhatikan informasi resmi terkait ketersediaan dan prosedur perjalanan. Penyusunan alokasi tiket biasanya mempertimbangkan berbagai faktor operasional agar distribusi kursi dapat berjalan lancar di titik-titik keberangkatan utama.

Manfaat bagi pemangku kepentingan

Jumlah tiket yang disediakan di Stasiun Malang mempunyai manfaat bagi para pelaku perjalanan dan masyarakat luas. Bagi penumpang, pasokan tiket yang memadai meningkatkan kesempatan mendapatkan tempat duduk pada waktu yang diinginkan. Bagi operator, pengaturan jumlah tiket menjadi bagian dari manajemen operasional untuk menjaga kelancaran lalu lintas perjalanan selama periode sibuk.

Selain itu, upaya penambahan tiket di stasiun-stasiun strategis diharapkan membantu mengurangi kepadatan pada titik-titik layanan lain dan mempermudah penumpang yang lebih memilih membeli tiket langsung di stasiun.

Imbauan kepada calon penumpang

Calon penumpang diimbau agar mengikuti informasi resmi dari PT Kereta Api Indonesia mengenai ketersediaan tiket dan pengumuman terkait angkutan Lebaran. Mengikuti kanal komunikasi resmi membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan terbaru mengenai jadwal, ketersediaan tempat duduk, serta prosedur perjalanan yang berlaku.

Dengan persiapan jumlah tiket seperti yang diumumkan, diharapkan pelayanan kereta api selama angkutan Lebaran di wilayah operasi KAI Daop 8 Surabaya, termasuk di Stasiun Malang, dapat berjalan lebih teratur dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan.

Stasiun Malang

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Akses Desa Sibio-Bio di Tapanuli Tengah Masih Terisolasi, Warga Bergotong-royong Menyeberangi Sungai

21 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Komisi IX DPR dan BBPOM Makassar Kunjungi Pasar Maricayya

21 Februari 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

KAI Daops 4 Semarang Pastikan 173 Sarana Siap untuk Angkutan Lebaran 2026

21 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

Mencegah Sengketa, Menteri ATR Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf di Banten

20 Februari 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Banjir di Grobogan dan Demak Terus Berlanjut Nyaris Seminggu, BNPB Lakukan Penanganan Intensif

20 Februari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara