Menhub: DIY Masuk Empat Besar Tujuan Libur Lebaran, Proyeksi 8,2 Juta Pergerakan Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Divonis Penjara Seumur Hidup Genesis Masuki Tahap Konsultasi Pelanggan, Siap Memasuki Pasar Otomotif Indonesia Profesor Aditya Perdana Ajukan Empat Agenda Utama untuk Reformasi Politik Bubur Peca’ dan Amparan Tatak: Dua Takjil Samarinda yang Diakui sebagai Warisan Budaya Nasional Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana BoP, RI Minta Solusi Nyata untuk Kemerdekaan Palestina

Nusantara

Kantor SAR Banyuwangi Perluas Pencarian Pendaki Hilang di Jalur Kawah Ijen

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kantor SAR Banyuwangi Perluas Upaya Pencarian di Kawah Ijen

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan pihaknya telah memperluas wilayah pencarian untuk menemukan seorang pendaki yang dilaporkan hilang di jalur menuju Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur.

Menurut pernyataan yang disampaikan, langkah perluasan area dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan hilangnya pendaki tersebut. Perluasan ini dimaksudkan untuk menjangkau titik-titik yang belum sempat ditelusuri pada tahap awal operasi pencarian.

Informasi mengenai kondisi pendaki, identitas, serta kronologi kejadian tidak dijelaskan secara rinci dalam rilis yang menyertai pengumuman perluasan area pencarian. Pernyataan resmi menekankan bahwa upaya pencarian masih berlangsung dan difokuskan pada zona di sekitar jalur yang biasa dilalui menuju Kawah Ijen.

Foto yang menyertai pemberitahuan menunjukkan suasana terkait kegiatan penanganan insiden, namun tidak memuat rincian tambahan tentang proses pencarian atau jumlah personel yang dikerahkan. Pihak SAR memilih untuk memberikan update secara bertahap sesuai perkembangan di lapangan.

Warga atau pihak yang memiliki informasi terkait keberadaan pendaki diminta untuk tetap berkoordinasi dengan otoritas setempat agar data yang diterima dapat diverifikasi sebelum ditindaklanjuti. Sumber resmi menyarankan agar semua pihak yang terlibat mengikuti arahan dari tim penyelamat yang menangani operasi tersebut.

Pencarian di area pegunungan dan jalur pendakian sering kali memerlukan waktu dan perhatian ekstra karena topografi serta kondisi lapangan yang berubah-ubah. Oleh karena itu, tindakan memperluas area pencarian dianggap perlu untuk meningkatkan peluang menemukan orang yang hilang.

Sampai saat ini, pihak SAR belum merilis hasil pasti dari operasi yang sedang berlangsung maupun estimasi waktu penyelesaian pencarian. Publik diimbau untuk menunggu informasi resmi berikutnya dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi.

Pernyataan dan gambar terkait kejadian ini dipublikasikan untuk membantu keterbukaan informasi kepada masyarakat, sambil menunggu perkembangan lebih lanjut yang dapat menyajikan rincian tambahan mengenai kondisi pendaki serta hasil pencarian.

Sebagai langkah lanjutan, otoritas pelaksana pencarian akan terus melakukan evaluasi terhadap cakupan area yang telah ditelusuri dan menentukan perluasan lebih lanjut jika diperlukan, berdasarkan temuan di lapangan.

Publik yang membutuhkan keterangan lebih lanjut diharapkan menantikan rilis resmi dari Kantor SAR Banyuwangi, yang akan memberikan pembaruan ketika ada perkembangan signifikan terhadap upaya pencarian ini.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menhub: DIY Masuk Empat Besar Tujuan Libur Lebaran, Proyeksi 8,2 Juta Pergerakan

19 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

Jalan Poros Menuju Kecamatan Bintang di Aceh Tengah Masih Dalam Proses Pembersihan Setelah Longsor Susulan

19 Februari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Pemkot Sukabumi Kelola 15 Bidang Tanah Hibah dari KPK

19 Februari 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

DPR dan Pemerintah Sepakati Percepatan Penyaluran Dana Tanggap Darurat untuk Sumatera

18 Februari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Pengamat MTI: Arteri Pantura dan Pansela Bisa Jadi Alternatif Rute Mudik

18 Februari 2026 - 12:30 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara