Dishub DKI Hentikan Sementara Layanan Kapal Cepat ke Kepulauan Seribu PM Malaysia Doakan Kesembuhan Sultan Brunei yang Jalani Operasi Lutut Menjaga NTB dari Jaringan Penyelundupan Manusia: Tantangan di Pelabuhan Kecil Ancaman Child Grooming: Dampak Jangka Pendek dan Panjang pada Perkembangan Anak Huawei Umumkan 10 Tren Smart PV & ESS 2026 dengan Tema “All-Scenario Grid-Forming” 1,5 Juta Pegawai Kemenag Terlayani Lewat Pembelajaran Digital Sepanjang 2025

Ekonomi

KBRI Tokyo Genjot Promosi Produk Kreatif dan Manufaktur Indonesia di Jepang

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

KBRI Tokyo Tingkatkan Upaya Promosi Produk Kreatif dan Manufaktur Indonesia

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo telah menegaskan dorongan untuk meningkatkan promosi produk kreatif dan sektor manufaktur Indonesia di Jepang. Inisiatif ini merupakan bagian dari perhatian diplomatik terhadap upaya memperkuat visibilitas barang buatan Indonesia di pasar yang menjadi salah satu mitra ekonomi penting di kawasan.

Fokus pada promosi

KBRI Tokyo menekankan pentingnya memperluas kegiatan promosi supaya produk-produk kreatif dan manufaktur dari Indonesia dapat dikenal lebih luas oleh konsumen, pelaku bisnis, dan jaringan distribusi di Jepang. Promosi dianggap sebagai langkah krusial untuk menempatkan produk lokal pada posisi yang lebih strategis, meningkatkan pengenalan merek, serta membuka peluang kerja sama lintas sektor.

Sektor kreatif dan manufaktur

Sektor produk kreatif dan manufaktur menjadi sorotan karena keduanya mencakup beragam komoditas dan karya yang berpotensi menarik minat pasar internasional. Produk-produk ini tidak hanya mencerminkan kemampuan produksi, tetapi juga identitas budaya dan inovasi dari pelaku industri kreatif dalam negeri.

Peran diplomasi ekonomi

Upaya KBRI Tokyo ini menggambarkan peran diplomasi ekonomi dalam memfasilitasi hubungan dagang dan promosi komersial. Melalui perhatian pada promosi, diplomasi ekonomi dapat menjadi jembatan antara produsen Indonesia dengan pelaku pasar Jepang, termasuk konsumen, peritel, dan mitra bisnis lainnya.

Tujuan dan harapan

Dorongan untuk meningkatkan promosi diharapkan mampu memperkuat kesadaran pasar terhadap produk Indonesia serta membuka peluang bagi pengembangan jaringan distribusi yang lebih luas. Selain itu, peningkatan visibilitas produk Indonesia di Jepang dapat membantu pelaku usaha skala kecil dan menengah untuk menjangkau pasar ekspor dan tumbuh secara berkelanjutan.

Implikasi bagi pelaku usaha

Bagi pelaku industri kreatif dan manufaktur, perhatian dari perwakilan diplomatik di luar negeri menjadi sinyal penting bahwa akses ke pasar internasional mendapat prioritas. Promosi yang lebih intens dapat mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan mutu, desain, dan strategi pemasaran agar kompetitif di pasar Jepang yang selektif.

Konteks dan kelanjutan

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memasarkan produk Indonesia di luar negeri. Peningkatan kegiatan promosi diharapkan menjadi salah satu komponen yang mendukung penguatan citra produk Indonesia di pasar global. Kelanjutan dari dorongan ini bergantung pada koordinasi antara pihak diplomatik, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Gambar terkait berita menampilkan suasana yang menggambarkan aktivitas promosi dan komunikasi antara perwakilan Indonesia dengan pihak di Jepang, sebagai ilustrasi fokus KBRI Tokyo pada peningkatan akses dan pengenalan produk-produk dalam negeri.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran

13 Januari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit

13 Januari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Grab Indonesia Salurkan Rp100 Miliar untuk Program Kesejahteraan Mitra

13 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Ombudsman RI Salurkan Manfaat Rp42 Miliar Lewat Tahap Resmon pada 2025

13 Januari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

Bank Lampung Catat Laba Bersih Rp200 Miliar pada 2025

13 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi