CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak Gubernur: Beberapa Program Pusat Sudah Berjalan di Rejang Lebong IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu

Ekonomi

Kemendag Gelar Temu Bisnis Indonesia–Jepang untuk Perluas Aktivitas Perdagangan

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kemendag Fasilitasi Business Matching dengan Mitra Jepang

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar temu bisnis atau business matching bersama mitra dari Jepang sebagai upaya memperluas aktivitas perdagangan bilateral. Kegiatan ini bertujuan mempertemukan pelaku usaha kedua negara untuk menjajaki peluang kerja sama dan memperkuat jaringan dagang.

Fokus Pertemuan

Pertemuan diarahkan pada penguatan konektivitas antar pelaku usaha, pemetaan potensi komoditas dan layanan yang dapat dikembangkan bersama, serta penciptaan ruang negosiasi bagi perusahaan Indonesia dan Jepang. Melalui forum seperti ini, pihak penyelenggara berharap tercipta kesepakatan yang mendukung peningkatan volume perdagangan dan akses pasar kedua belah pihak.

Manfaat Bagi Pelaku Usaha

Temu bisnis memberi kesempatan bagi pelaku usaha untuk mempresentasikan produk dan kapabilitas mereka langsung kepada calon mitra. Selain itu, forum ini membuka peluang bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk dikenalkan pada rantai pasok internasional dan memahami preferensi pasar Jepang. Pertemuan semacam ini juga dimaknai sebagai wahana bagi pelaku usaha untuk menemukan mitra strategis, mitra rantai nilai, maupun pembeli baru.

Peran Pemerintah

Penyelenggaraan business matching oleh Kemendag menunjukkan peran aktif pemerintah dalam memfasilitasi akses pasar dan menjembatani komunikasi antara dunia usaha dengan mitra asing. Fasilitasi tersebut mencakup penyediaan platform pertemuan, koordinasi antarpihak, serta penyebaran informasi pasar yang relevan agar pelaku usaha dapat melakukan negosiasi yang lebih efektif.

Harmonisasi dan Keberlanjutan Hubungan Dagang

Inisiatif seperti temu bisnis juga menjadi bagian dari upaya lebih luas untuk merawat hubungan ekonomi bilateral yang saling menguntungkan. Dengan menjajaki kerja sama jangka pendek dan jangka panjang, kedua negara diharapkan bisa menciptakan hubungan dagang yang lebih stabil dan berkelanjutan. Pendekatan ini mendukung diversifikasi mitra dagang dan peningkatan kualitas ekspor serta impor yang saling melengkapi.

Langkah Selanjutnya

Setelah sesi pertemuan, biasanya diharapkan ada tindak lanjut konkret berupa penandatanganan nota kesepahaman, perjanjian bisnis, atau agenda kunjungan lapangan untuk melihat fasilitas produksi dan potensi kerja sama. Tindak lanjut tersebut penting untuk menerjemahkan diskusi awal menjadi kerja sama yang dapat diukur dan memberi dampak nyata bagi peningkatan aktivitas perdagangan.

Kesimpulan: Temu bisnis yang difasilitasi Kemendag dengan mitra Jepang menegaskan komitmen kedua pihak untuk memperkuat jejaring dagang dan mengeksplorasi peluang kerja sama yang berpotensi meningkatkan aktivitas perdagangan bilateral.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan

28 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

28 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

28 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

AHY: Momentum Ramadan Tingkatkan Daya Beli dan Gerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Patra Jasa Luncurkan Rangkaian Promo Menyambut Ramadan 1447 H

27 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi