Tradisi Kirab Malam Selikuran di Keraton Kasunanan
Keraton Kasunanan Surakarta kembali melaksanakan tradisi Kirab Malam Selikuran sebagai bentuk penyambutan malam Lailatulqadar. Acara ini diikuti oleh sejumlah abdi dalem serta kerabat keraton dan berlangsung di lingkungan keraton yang menjadi pusat tradisi bagi komunitas tersebut.
Partisipan dan suasana
Dalam kegiatan tersebut, tampak banyak abdi dalem dan anggota keluarga keraton yang mengambil bagian dalam prosesi. Kehadiran para peserta mencerminkan kelanjutan praktik budaya yang rutin dilakukan dalam rangka menyambut momentum keagamaan penting. Foto-foto yang tersebar menunjukkan barisan peserta yang mengikuti tradisi tersebut di area keraton.
Makna ritual
Kirab Malam Selikuran merupakan salah satu bentuk tradisi yang dijalankan sebagai persiapan dan penghormatan menjelang Lailatulqadar. Ritual semacam ini umumnya dilaksanakan dengan penuh khidmat oleh komunitas istana, melibatkan unsur kebersamaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan dan budaya yang dijaga turun-temurun oleh keraton.
Keterlibatan komunitas keraton
Keterlibatan abdi dalem serta kerabat keraton menegaskan pentingnya upaya pelestarian tradisi dalam kehidupan sehari-hari keraton. Partisipasi kelompok-kelompok ini menjadi bagian integral dari pelaksanaan prosesi, yang sekaligus berfungsi sebagai media pembinaan identitas budaya di lingkungan istana.
Penutup
Pelaksanaan Kirab Malam Selikuran di Keraton Kasunanan Surakarta menunjukkan bagaimana praktik-praktik tradisional terus dipertahankan dan dijalankan dalam konteks penyambutan momen keagamaan. Proses tersebut tidak hanya bermakna secara ritual, tetapi juga berperan dalam memperkokoh ikatan sosial di sekitar institusi keraton.
Foto: ANTARA News






