Jawa Timur Siap Berperan dalam Program Swasembada Gula
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kesiapan provinsi untuk ikut menyukseskan program swasembada gula di tingkat nasional. Pernyataan itu menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung upaya ketahanan pangan khususnya pada komoditas gula.
Menurut Khofifah, peran provinsi tidak hanya bersifat administratif tetapi juga melibatkan penguatan sinergi antar pemangku kepentingan. Langkah ini diharapkan dapat menjamin kelancaran proses yang berkaitan dengan produksi dan pasokan gula, sekaligus menjaga stabilitas ketersediaan bagi kebutuhan dalam negeri.
Fokus pada Kolaborasi dan Koordinasi
Penekanan utama dari pernyataan gubernur adalah pentingnya kolaborasi. Pemerintah provinsi, pihak swasta, pelaku industri, serta pihak terkait lainnya diharapkan terlibat aktif dalam rangkaian upaya yang mendukung target swasembada. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar setiap kebijakan dan program dapat berjalan selaras dan efektif.
Selain itu, pendekatan terintegrasi diyakini mampu membantu mengidentifikasi kendala di lapangan dan mencari solusi bersama. Dengan adanya komunikasi yang baik antar pihak, proses penyediaan bahan baku, pengolahan, sampai distribusi gula bisa lebih tertata dan responsif terhadap kebutuhan pasar.
Penguatan Kapasitas dan Dukungan Lokal
Gubernur menyoroti pentingnya penguatan kapasitas lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pasokan gula. Peningkatan kapasitas dapat mencakup aspek-aspek teknis hingga pengelolaan rantai pasok, sehingga hasil produksi dapat dimaksimalkan sesuai kebutuhan nasional.
Dukungan dari pemerintah daerah diharapkan memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan petani agar dapat berkontribusi secara optimal. Bentuk dukungan ini mencakup penyelarasan kebijakan regional dengan program nasional dan upaya penciptaan iklim yang kondusif bagi investasi serta pengembangan sektor terkait.
Komitmen untuk Ketahanan Pangan
Pernyataan gubernur merupakan bagian dari komitmen lebih luas pemerintah daerah terhadap isu ketahanan pangan. Menjamin ketersediaan komoditas strategis seperti gula menjadi salah satu elemen yang mendapat perhatian karena berpengaruh pada stabilitas harga dan kebutuhan konsumsi masyarakat.
Dengan kesiapan yang diumumkan oleh Jawa Timur, diharapkan dukungan provinsi ini dapat memperkuat langkah nasional menuju swasembada gula. Keberhasilan program dipandang memerlukan koordinasi berkelanjutan serta keterlibatan seluruh pihak terkait untuk mencapai tujuan bersama.
Gambar: Visual terkait pernyataan Gubernur Khofifah tentang kesiapan Jawa Timur dalam mendukung swasembada gula nasional.
Foto: ANTARA News






