Warga Sudiroprajan Lewati Pasar Gede Membawa Sesaji dalam Tradisi Umbul Mantram KPK Lakukan OTT Keenam 2026 di Kota Depok, Jawa Barat Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Samakan Kedudukan untuk Indonesia Lawan Malaysia Pemerintah Tanggung 100% PPN untuk Pajak Tiket Pesawat Saat Lebaran 2026 ESDM Banten: Penambangan Ilegal di Mancak Tidak Memenuhi Standar Keselamatan Alex Marquez Tercepat di Sesi Terakhir Tes MotoGP di Sepang

Politik

Komisi VII DPR RI Gelar Pengawasan di Kawasan PIK 2 Tangerang

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Tangerang, Banten — Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melakukan kunjungan ke kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di Kabupaten Tangerang, Banten, pada hari Kamis. Kunjungan itu dilaksanakan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap proyek besar yang sedang berlangsung di kawasan tersebut.

Tujuan Kunjungan Pengawasan

Kunjungan Komisi VII difokuskan pada pelaksanaan tugas pengawasan yang menjadi wewenang DPR. Tujuan utama kunjungan ini adalah memastikan pelaksanaan proyek besar di PIK 2 sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku serta untuk melihat kondisi lapangan secara langsung.

Dengan melakukan peninjauan ke lokasi, anggota komisi dapat memperoleh gambaran empiris mengenai perkembangan proyek, kendala yang ditemui di lapangan, serta kebutuhan tindak lanjut yang mungkin diperlukan. Keterangan resmi dari Komisi VII menyatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian aktivitas pengawasan rutin.

Langkah Pengawasan

Dalam kunjungan pengawasan seperti ini, biasanya dilakukan survei kondisi fisik proyek, pengecekan dokumen terkait pelaksanaan, serta koordinasi dengan pihak terkait di lokasi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa proses pelaksanaan proyek berjalan transparan dan bertanggung jawab.

Meskipun kunjungan dimaksudkan sebagai upaya pengawasan, Komisi VII juga berperan untuk menampung informasi langsung dari lapangan yang dapat menjadi dasar bagi langkah-langkah selanjutnya, baik berupa rekomendasi maupun permintaan klarifikasi dari pelaksana proyek atau instansi terkait.

Signifikansi untuk Kawasan

Kehadiran tim pengawas dari DPR di kawasan seperti PIK 2 memiliki arti penting bagi masyarakat dan pemangku kepentingan setempat. Pengawasan dapat meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan proyek besar yang berdampak pada lingkungan, infrastruktur, dan kehidupan sosial-ekonomi di sekitar lokasi.

Berbagai pihak mengikuti hasil pengawasan untuk mengetahui apakah proyek berjalan sesuai rencana dan apakah ada kebutuhan intervensi kebijakan atau tindakan korektif. Hasil kunjungan lapangan ini biasanya menjadi masukan bagi pembahasan lebih lanjut di tingkat DPR atau instansi terkait.

Dokumentasi dan Publikasi

Kegiatan kunjungan didokumentasikan melalui foto dan laporan lapangan. Dokumentasi ini penting sebagai bukti pelaksanaan pengawasan serta sebagai bahan evaluasi. Salah satu foto yang merekam aktivitas kunjungan dapat dilihat pada tautan yang menyertai berita ini.

Komisi VII diharapkan akan menindaklanjuti temuan dari kunjungan tersebut sesuai dengan mekanisme yang berlaku, termasuk menyusun rekomendasi atau meminta klarifikasi tambahan bila diperlukan. Masyarakat dan pemangku kepentingan setempat menantikan hasil pengawasan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelaksanaan proyek di kawasan PIK 2.

Foto: Kunjungan Komisi VII DPR RI di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jadi Hakim MK, Adies Kadir Menyatakan Akan Menjauh dari Perkara Bertaut Golkar

5 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

DPR Minta Titik Gerakan Pangan Murah Diperluas di Kawasan Terdampak Bencana

4 Februari 2026 - 21:31 WIB

ANTARA News

Anggota DPR Dorong BPJS-TK Perkuat Perlindungan bagi PMI dan Pekerja Informal

4 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Prabowo Terima Menteri dan Mantan Menteri Luar Negeri untuk Bahas Isu Geopolitik

4 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Anggota DPRD Jabar: Kerusakan Bangunan Sekolah Harus Cepat Ditangani

3 Februari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News
Trending di Politik