BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Dunia

Malaysia Tingkatkan Pembangunan Pusat Pemerintahan di Putrajaya dengan Proyek Baru Kota Administratif

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Malaysia Melanjutkan Pengembangan Pusat Pemerintah di Putrajaya

Malaysia secara konsisten berusaha memperkuat keberadaan pusat pemerintahannya yang terletak di Putrajaya. Pemerintah telah merencanakan dan melaksanakan berbagai proyek pembangunan baru yang bertujuan menjadikan kawasan ini sebagai pusat administratif yang modern dan efisien.

Salah satu inisiatif utama adalah proyek pengembangan Kota Administratif baru di Putrajaya. Proyek ini dirancang untuk mendukung fungsi pemerintahan dengan menyediakan fasilitas dan infrastruktur yang lebih baik dan lebih canggih. Upaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat proses birokrasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi para pegawai negeri.

Dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan dan tata kelola yang lebih baik, Putrajaya diproyeksikan menjadi contoh pusat pemerintahan yang modern dan berdaya saing tinggi di Asia Tenggara. Selain aspek administratif, proyek ini juga memperhatikan aspek estetika dan kenyamanan lingkungan, yang mencerminkan visi pemerintah Malaysia dalam menciptakan kota pintar (smart city) yang inovatif dan ramah lingkungan.

Langkah pengembangan Putrajaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah Malaysia untuk terus memperbaiki dan memajukan tata kelola pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan nasional. Dengan adanya proyek Kota Administratif baru, pemerintah optimistis dapat mewujudkan pusat pemerintah yang efisien dan terintegrasi.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Teheran Peringatkan Trump: Ancaman “Pelajaran Tak Terlupakan” Jika AS Menyerang Iran

13 Januari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

UNRWA Tegaskan Gaza Butuh Akses Bantuan, Khawatir Soal Pencabutan Izin oleh Israel

12 Januari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Iran Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional untuk ‘Martir’ Unjuk Rasa

12 Januari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

AS Rilis Rekaman Jet Tempur saat Lancarkan Serangan Udara ke Basis ISIS di Suriah

11 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Bus Terjun ke Jurang di India, 9 Orang Tewas dan 40 Luka-luka

11 Januari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia