Pers sebagai Pilar Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menekankan pentingnya peran pers dalam memperkuat kedaulatan ekosistem ekonomi kreatif (ekraf). Menurutnya, media massa memiliki posisi strategis yang dapat menopang pembangunan dan keberlanjutan sektor kreatif melalui penyebaran informasi, edukasi publik, serta penguatan akuntabilitas para pemangku kepentingan.
Peran informasi dan edukasi
Pers berfungsi sebagai saluran utama untuk menyampaikan informasi yang akurat dan relevan tentang perkembangan industri kreatif kepada publik. Dengan pemberitaan yang terverifikasi dan kontekstual, media membantu pelaku ekraf—seperti perajin, pelaku seni, pelaku industri konten, dan pelaku usaha mikro—memahami peluang, tantangan, serta kebijakan yang berdampak pada usaha mereka. Selain itu, fungsi edukatif pers turut mendukung peningkatan literasi digital dan kewirausahaan di kalangan pelaku kreatif.
Menjamin akuntabilitas dan transparansi
Media juga memiliki peranan penting dalam mendorong akuntabilitas di dalam ekosistem. Peliputan yang kritis dan independen memungkinkan masyarakat dan pelaku industri menilai kebijakan, program, dan praktik bisnis yang mempengaruhi keberlangsungan ekosistem kreatif. Dengan demikian, pers dapat menjadi mekanisme pengawas yang membantu memastikan bahwa kebijakan dan dukungan publik berjalan efektif dan tepat sasaran.
Promosi dan akses pasar
Selain fungsi informatif dan pengawas, pers membantu memperluas jangkauan produk dan karya kreatif. Liputan media dapat meningkatkan visibilitas pelaku kreatif serta membuka akses pasar yang lebih luas, baik domestik maupun internasional. Eksposur yang baik mendukung pengembangan merek, kolaborasi, serta peningkatan nilai tambah ekonomi bagi para pelaku ekraf.
Kolaborasi antara media dan pelaku ekraf
Penguatan ekosistem menuntut sinergi antara media, pemerintah, pelaku usaha, dan organisasi masyarakat sipil. Kerja sama ini dapat berbentuk program edukasi bersama, penyusunan konten yang mendukung kapasitas pelaku kreatif, maupun inisiatif peningkatan kompetensi jurnalistik yang memahami karakter sektor kreatif. Sinergi yang terbangun akan membantu menghadirkan ekosistem yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Menjaga integritas jurnalisme
Untuk menjalankan peran strategis ini secara efektif, diperlukan jurnalisme berkualitas: independen, akurat, dan bertanggung jawab. Kepercayaan publik terhadap media menjadi modal penting agar informasi yang disajikan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan, baik oleh pelaku usaha maupun pembuat kebijakan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas media dan penegakan etika jurnalistik menjadi bagian dari upaya memperkokoh posisi pers dalam ekosistem ekraf.
Kesimpulan
Pernyataan Teuku Riefky Harsya menggarisbawahi bahwa pers bukan sekadar penyampai kabar, melainkan fondasi yang dapat memperkuat kedaulatan ekosistem ekonomi kreatif. Dengan peran informasi, edukasi, pengawasan, dan promosi, media menjadi mitra strategis yang diperlukan untuk mendorong pertumbuhan dan daya saing sektor kreatif secara berkelanjutan.
Foto: ANTARA News






