BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Ekonomi

Menekraf: Pers Jadi Fondasi Kedaulatan Ekosistem Ekonomi Kreatif

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pers sebagai Pilar Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menekankan pentingnya peran pers dalam memperkuat kedaulatan ekosistem ekonomi kreatif (ekraf). Menurutnya, media massa memiliki posisi strategis yang dapat menopang pembangunan dan keberlanjutan sektor kreatif melalui penyebaran informasi, edukasi publik, serta penguatan akuntabilitas para pemangku kepentingan.

Peran informasi dan edukasi

Pers berfungsi sebagai saluran utama untuk menyampaikan informasi yang akurat dan relevan tentang perkembangan industri kreatif kepada publik. Dengan pemberitaan yang terverifikasi dan kontekstual, media membantu pelaku ekraf—seperti perajin, pelaku seni, pelaku industri konten, dan pelaku usaha mikro—memahami peluang, tantangan, serta kebijakan yang berdampak pada usaha mereka. Selain itu, fungsi edukatif pers turut mendukung peningkatan literasi digital dan kewirausahaan di kalangan pelaku kreatif.

Menjamin akuntabilitas dan transparansi

Media juga memiliki peranan penting dalam mendorong akuntabilitas di dalam ekosistem. Peliputan yang kritis dan independen memungkinkan masyarakat dan pelaku industri menilai kebijakan, program, dan praktik bisnis yang mempengaruhi keberlangsungan ekosistem kreatif. Dengan demikian, pers dapat menjadi mekanisme pengawas yang membantu memastikan bahwa kebijakan dan dukungan publik berjalan efektif dan tepat sasaran.

Promosi dan akses pasar

Selain fungsi informatif dan pengawas, pers membantu memperluas jangkauan produk dan karya kreatif. Liputan media dapat meningkatkan visibilitas pelaku kreatif serta membuka akses pasar yang lebih luas, baik domestik maupun internasional. Eksposur yang baik mendukung pengembangan merek, kolaborasi, serta peningkatan nilai tambah ekonomi bagi para pelaku ekraf.

Kolaborasi antara media dan pelaku ekraf

Penguatan ekosistem menuntut sinergi antara media, pemerintah, pelaku usaha, dan organisasi masyarakat sipil. Kerja sama ini dapat berbentuk program edukasi bersama, penyusunan konten yang mendukung kapasitas pelaku kreatif, maupun inisiatif peningkatan kompetensi jurnalistik yang memahami karakter sektor kreatif. Sinergi yang terbangun akan membantu menghadirkan ekosistem yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Menjaga integritas jurnalisme

Untuk menjalankan peran strategis ini secara efektif, diperlukan jurnalisme berkualitas: independen, akurat, dan bertanggung jawab. Kepercayaan publik terhadap media menjadi modal penting agar informasi yang disajikan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan, baik oleh pelaku usaha maupun pembuat kebijakan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas media dan penegakan etika jurnalistik menjadi bagian dari upaya memperkokoh posisi pers dalam ekosistem ekraf.

Kesimpulan

Pernyataan Teuku Riefky Harsya menggarisbawahi bahwa pers bukan sekadar penyampai kabar, melainkan fondasi yang dapat memperkuat kedaulatan ekosistem ekonomi kreatif. Dengan peran informasi, edukasi, pengawasan, dan promosi, media menjadi mitra strategis yang diperlukan untuk mendorong pertumbuhan dan daya saing sektor kreatif secara berkelanjutan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla

26 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Interactive Brokers Buka Fasilitas Transfer Portofolio Kripto untuk Menekan Biaya dan Memperluas Akses Pasar

26 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Harga Emas Pegadaian Menguat, UBS Rp2,862 Juta/gr dan Galeri24 Rp2,849 Juta/gr

26 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Rupiah Dapat Sentimen Positif dari Ekspektasi Gencatan Senjata AS–Iran

25 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Furniture China 2026: Edisi Bersejarah yang Menyambungkan Desain dan Peluang Bisnis

25 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi