Prabowo Tegaskan Penghormatan terhadap Proses Politik AS Menyusul Putusan MA soal Tarif Trump Sepekan Ekonomi: Sorotan pada THR ASN dan Pembicaraan Tarif Pascahasil MA AS Pemprov Sulsel Gelar Ramadhan Camp untuk Memperkuat Karakter Pejabat ASN Persijap Jepara Bungkam Persebaya Surabaya 3-1 PDB AS Kuartal IV 2025 Tumbuh 1,4% Tahunan, Jauh di Bawah Estimasi Pemkot Jakarta Utara Awasi Restoran dan Tempat Hiburan yang Beroperasi Selama Ramadhan

Humaniora

Menhaj Tinjau Diklat untuk Pastikan Calon Petugas Haji Siap Bertugas

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Menhaj Tinjau Diklat untuk Pastikan Kesiapan Calon Petugas Haji

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melakukan peninjauan langsung terhadap kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (diklat) yang diikuti oleh calon petugas haji. Kunjungan ini bertujuan memastikan bahwa proses pembinaan dan pelatihan berjalan sesuai harapan serta bahwa para calon petugas benar-benar siap saat ditugaskan nanti.

Dalam peninjauannya, Menhaj menyaksikan berbagai aktivitas dalam rangka diklat yang dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan dasar penyelenggaraan haji. Peninjauan langsung dianggap penting untuk memperoleh gambaran nyata tentang jalannya pelatihan serta kualitas penyelenggaraan kegiatan pelatihan tersebut.

Keputusan untuk melakukan pemantauan secara langsung mencerminkan perhatian pemerintah terhadap persiapan sumber daya manusia yang akan melayani jamaah haji. Kesiapan petugas menjadi aspek krusial dalam memastikan layanan berjalan lancar dan aman bagi jamaah selama proses penyelenggaraan ibadah haji.

Adanya pengawasan dari tingkat kementerian diharapkan mendorong standar pelatihan yang konsisten dan keseragaman kualitas antar peserta diklat. Peninjauan juga memungkinkan identifikasi kebutuhan perbaikan atau penguatan materi dan metode pembelajaran, sehingga upaya pembinaan dapat lebih tepat sasaran.

Menteri menekankan pentingnya persiapan yang matang, termasuk penguasaan tata laksana, kemampuan komunikasi dengan jamaah, serta pemahaman prosedur yang relevan dalam tugas pelayanan haji. Penekanan pada kesiapan diharapkan meningkatkan profesionalisme petugas ketika menghadapi berbagai situasi saat bertugas.

Pendidikan dan pelatihan yang terselenggara menjadi fondasi bagi terciptanya layanan yang berkualitas bagi jamaah haji. Dengan adanya perhatian langsung dari pimpinan kementerian, proses diklat diharapkan tidak hanya memenuhi standar administratif tetapi juga efektif dalam membentuk kompetensi praktis peserta.

Peninjauan semacam ini juga berperan sebagai bentuk akuntabilitas publik, memperlihatkan komitmen kementerian untuk memastikan bahwa tahapan persiapan petugas dilaksanakan dengan baik. Publik dapat menerima kepastian bahwa langkah-langkah persiapan dilakukan secara serius menjelang penugasan petugas haji.

Para pihak penyelenggara diklat diharapkan terus meningkatkan kualitas program pembelajaran serta fasilitas pendukung, sehingga hasil akhir pelatihan benar-benar mencerminkan kesiapan teknis dan perilaku petugas dalam memberikan layanan. Evaluasi berkelanjutan dan masukan lapangan dari peninjauan menjadi bagian penting dalam upaya perbaikan.

Secara keseluruhan, kunjungan Menteri Haji dan Umrah ini menegaskan perhatian pada aspek sumber daya manusia dalam konteks penyelenggaraan haji. Langkah pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan dianggap sebagai elemen penting untuk memastikan bahwa calon petugas siap menjalankan tugas pelayanan kepada jamaah dengan profesional dan bertanggung jawab.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ngabuburit dengan Buku: Perpustakaan Keliling Hadir di Bantaran Sungai Brantas Kota Kediri

21 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Mazhab Syafi’i: Niat Puasa Wajib Diperbarui Setiap Malam, Penjelasan dari PBNU

21 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Di Balik Sajadah: Mengungkap Bayang Kekerasan terhadap Santriwati

21 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Mapala UMI Berpartisipasi dalam Program Kemanusiaan di Tapanuli Selatan

20 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Bubur Peca’ dan Amparan Tatak: Dua Takjil Samarinda yang Diakui sebagai Warisan Budaya Nasional

19 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora