Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas cenderung didominasi oleh pemotor. Pernyataan ini menegaskan besarnya proporsi korban jiwa yang berasal dari pengguna sepeda motor dalam insiden lalu lintas di berbagai daerah.
Pernyataan Menkes tersebut menggarisbawahi masalah serius pada keselamatan jalan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Kematian akibat kecelakaan lalu lintas bukan hanya persoalan transportasi, melainkan juga masalah kesehatan publik karena menimbulkan beban pada keluarga korban dan layanan kesehatan.
Dalam penjelasannya, Menkes menekankan bahwa pemahaman tentang pola korban kecelakaan menjadi penting bagi perencanaan intervensi. Data yang menunjukkan dominasi pemotor dalam angka kematian lalu lintas dipandang perlu dijadikan dasar untuk menyusun strategi yang lebih terarah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan dampak kecelakaan.
Fokus pada kelompok pemotor dianggap penting karena karakter penggunaan sepeda motor yang berbeda dibandingkan moda transportasi lainnya, termasuk faktor eksposur pada risiko kecelakaan. Menkes menyoroti perlunya kerja sama lintas sektor untuk merespons kondisi ini secara lebih efektif, baik dari sisi penegakan aturan lalu lintas, desain infrastruktur, maupun peningkatan layanan darurat dan perawatan pascakejadian.
Selain itu, perhatian terhadap aspek pencegahan menjadi bagian dari pendekatan menyeluruh yang diarahkan untuk mengurangi angka korban jiwa. Upaya pencegahan perlu mempertimbangkan berbagai aspek yang berkontribusi pada keselamatan pengendara sepeda motor agar intervensi yang diterapkan relevan dengan kondisi lapangan.
Pernyataan dari Menkes juga mengingatkan pentingnya peran sistem kesehatan dalam merespons kecelakaan lalu lintas. Sistem layanan kesehatan yang tanggap dan terkoordinasi dapat mengurangi dampak fatal melalui penanganan cepat dan tepat bagi korban kecelakaan, sekaligus mendukung upaya rehabilitasi untuk mengurangi beban jangka panjang pada korban dan keluarga.
Meski pernyataan tersebut menekankan dominasi korban pemotor dalam angka kematian kecelakaan lalu lintas, upaya penanggulangan diharapkan melibatkan berbagai pihak terkait. Pendekatan kolaboratif antara instansi kesehatan, kepolisian, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lain dinilai penting untuk menyusun langkah pencegahan dan mitigasi yang menyeluruh.
Gambaran situasi ini menyerukan perlunya perhatian berkelanjutan terhadap keselamatan jalan dan kesehatan publik, terutama bagi pengguna sepeda motor yang terbukti menanggung proporsi besar dari korban jiwa kecelakaan lalu lintas.
Foto: ANTARA News






