Supratman Andi Agtas Beri Penghargaan kepada Civitas Poltekpin
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Supratman Andi Agtas, memberikan penghargaan kepada pengajar, pembina, serta taruna dan taruni dari Politeknik Pengayoman usai kegiatan pengabdian yang mereka lakukan di Aceh Tamiang. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap keterlibatan institusi pendidikan vokasi tersebut dalam program yang menyentuh masyarakat setempat.
Peran dan Kontribusi dalam Pengabdian
Pengabdian yang dijalankan oleh sivitas Poltekpin melibatkan berbagai pihak kampus, termasuk pendidik dan pembina yang mendampingi taruna/i selama proses pelaksanaan. Keterlibatan tersebut tidak hanya menekankan aspek pembelajaran teknis, tetapi juga penguatan peran sosial dan tanggung jawab terhadap komunitas di lokasi pengabdian.
Makna Apresiasi dari Menteri
Penghargaan dari Menkum dilihat sebagai pengakuan atas komitmen Poltekpin dalam memadukan pendidikan dengan praktik pengabdian masyarakat. Pengakuan resmi dari pejabat di tingkat kementerian diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi institusi pendidikan untuk terus mengasah kemampuan taruna/i dalam konteks pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.
Dampak bagi Taruna dan Lingkungan
Bagi taruna dan taruni, keterlibatan langsung dalam kegiatan pengabdian menawarkan pengalaman praktis yang memperkaya kompetensi mereka di luar ruang kelas. Sementara itu, masyarakat Aceh Tamiang menerima manfaat dari kehadiran program yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan lokal, baik dalam bentuk pemahaman teknis maupun pembinaan yang bersifat sosial.
Implementasi Pendidikan Vokasi yang Terhubung Komunitas
Kasus ini menggambarkan bagaimana pendidikan vokasi dapat dipadukan dengan program pengabdian, sehingga lulusan tidak hanya memiliki keahlian profesional melainkan juga pemahaman tentang dinamika sosial dan kebutuhan masyarakat. Pendekatan semacam ini mendukung misi institusi pendidikan untuk mempersiapkan tenaga yang siap pakai dan berwawasan kemasyarakatan.
Harapan Ke Depan
Apresiasi dari kementerian diharapkan mendorong keberlanjutan program pengabdian yang mengikutsertakan mahasiswa, pengajar, dan pembina. Dengan adanya dukungan institusional, kegiatan serupa dapat dikembangkan lebih luas, menjangkau wilayah lain dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat serta memperkaya pengalaman belajar taruna/i.
Kesimpulan
Penghargaan Menkum kepada Poltekpin menegaskan pentingnya sinergi antara pendidikan, pembinaan, dan pengabdian masyarakat. Bentuk pengakuan ini diharapkan memacu lembaga pendidikan untuk terus mengintegrasikan kegiatan sosial dalam kurikulum dan program pengembangan kompetensi mahasiswa.
Foto: ANTARA News






