Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana Polda Metro Jaya Tanggapi Kasus Mahasiswa yang Mencoret Hijab Polwan Pawai Ogoh-Ogoh Akan Meriahkan Perayaan Nyepi di Bundaran HI 19 Maret Menteri Trenggono Salurkan Beras Program SPHP untuk Nelayan di Lombok Timur Bursa: Perpaduan Sejarah dan Alam yang Menenangkan di Anatolia AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Transportasi untuk Mudik

Dunia

Menlu Sugiono Akan Bahas Upaya Penyelesaian Konflik Thailand–Kamboja pada Pertemuan Khusus ASEAN

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Menlu Sugiono Ambil Peran di Pertemuan Khusus ASEAN

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, dijadwalkan membahas upaya penyelesaian konflik antara Thailand dan Kamboja pada sebuah pertemuan khusus ASEAN yang berlangsung pekan depan. Agenda ini menempatkan isu bilateral tersebut sebagai topik penting dalam forum kawasan, seiring upaya mencari jalan keluar yang konstruktif.

Fokus Pada Penyelesaian Konflik

Dalam pertemuan nanti, Sugiono akan mengangkat berbagai langkah terkait penyelesaian sengketa antara kedua negara. Pembahasan diperkirakan akan menitikberatkan pada mekanisme diplomatik dan langkah-langkah yang dapat mendukung stabilitas kawasan. ASEAN sebagai wadah regional memiliki peranan sentral untuk memfasilitasi dialog antaranggota.

Pentingnya Stabilitas Regional
Pembahasan mengenai konflik bilateral ini mencerminkan perhatian terhadap stabilitas di kawasan Asia Tenggara. Stabilitas tersebut dianggap krusial untuk keamanan, hubungan ekonomi, dan kerja sama antarnegara anggota. Oleh karena itu, upaya penyelesaian sengketa antarnegara anggota menjadi salah satu prioritas dalam pertemuan khusus organisasi regional.

Peran Diplomasi dan Dialog

Pertemuan semacam ini biasanya memusatkan perhatian pada penggunaan jalur diplomatik dan dialog sebagai sarana untuk meredakan ketegangan. Pendekatan yang menekankan penyelesaian melalui perundingan dianggap esensial agar perselisihan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas dan berdampak pada negara-negara tetangga serta kerja sama kawasan.

Dalam konteks ASEAN, forum bersama antarmenteri luar negeri menjadi salah satu cara untuk menyampaikan pandangan, mencari titik temu, dan membahas bentuk dukungan yang diperlukan bagi proses perdamaian atau mediasi.

Harapan untuk Proses yang Konstruktif

Pembahasan yang akan dilakukan Sugiono diharapkan mendorong langkah-langkah yang konstruktif untuk meredakan ketegangan antara Thailand dan Kamboja. Dalam pertemuan resmi seperti ini, anggota ASEAN dapat bertukar pandangan, mengidentifikasi langkah-langkah praktis, dan membahas bentuk dukungan regional yang relevan tanpa mengintervensi urusan dalam negeri masing-masing negara.

Manuver diplomatik dalam forum kawasan sering kali bertujuan menciptakan ruang bagi negosiasi yang damai dan berkelanjutan. Upaya-upaya yang dibahas dapat meliputi penguatan saluran komunikasi, pembentukan mekanisme konsultasi, atau inisiatif lain yang bertumpu pada prinsip-prinsip kerja sama regional.

Kesimpulan

Keterlibatan Menteri Luar Negeri Sugiono pada pertemuan khusus ASEAN menandai perhatian Indonesia terhadap penyelesaian konflik bilateral yang memiliki potensi implikasi luas bagi kawasan. Dengan mengangkat isu ini ke tingkat regional, diharapkan ada proses dialog dan pembahasan yang fokus pada solusi damai serta menjaga stabilitas dan kerja sama di Asia Tenggara.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana

28 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Afghanistan Dilaporkan Melancarkan Operasi Baru Terhadap Pangkalan Militer Pakistan

27 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Ramadhan di New York: Kehangatan Kebersamaan Menyusuri Musim Dingin

27 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS di Jenewa Berakhir Tanpa Kesepakatan

27 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Moskow Mendesak Penyelesaian Diplomatik atas Ketegangan Afghanistan-Pakistan

27 Februari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia