Gubernur Khofifah Sampaikan Apresiasi kepada Raja Arab Saudi atas Izin ‘Kampung Haji’ Prabowo Tegaskan Penghormatan terhadap Proses Politik AS Menyusul Putusan MA soal Tarif Trump Sepekan Ekonomi: Sorotan pada THR ASN dan Pembicaraan Tarif Pascahasil MA AS Pemprov Sulsel Gelar Ramadhan Camp untuk Memperkuat Karakter Pejabat ASN Persijap Jepara Bungkam Persebaya Surabaya 3-1 PDB AS Kuartal IV 2025 Tumbuh 1,4% Tahunan, Jauh di Bawah Estimasi

Dunia

Menlu Tegaskan Pengerahan Personel RI ke ISF Akan Dikonfirmasi ke Palestina

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menegaskan bahwa rencana pengiriman personel Indonesia untuk bergabung dengan International Security Force (ISF) akan dikonfirmasi kepada pihak Palestina. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Jakarta menempatkan komunikasi dengan otoritas Palestina sebagai bagian dari proses sebelum pengerahan personel dilakukan.

Pernyataan resmi dan komunikasi diplomatik

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Menlu Sugiono, langkah konfirmasi kepada Palestina menjadi bagian dari tata kelola diplomatik yang diterapkan pemerintah. Konfirmasi ini dimaksudkan agar setiap langkah yang terkait keterlibatan personel Indonesia memperoleh klarifikasi dan pengakuan dari pihak yang berwenang di wilayah terkait.

Penekanan pada prosedur

Sugiono menegaskan pentingnya mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dalam hubungan internasional ketika melibatkan personel negeri dalam operasi multinasional. Pernyataan itu menyoroti aspek koordinasi antara negara pengirim dan penerima serta kebutuhan untuk menjaga mekanisme komunikasi yang jelas di antara pihak-pihak terkait.

Peran dialog dan kesepahaman

Pernyataan Menlu Sugiono juga mencerminkan orientasi pada dialog sebagai mekanisme utama dalam menyelesaikan urusan berkaitan dengan keterlibatan personel dalam forum internasional. Konfirmasi kepada pihak Palestina dipandang sebagai upaya memastikan kesepahaman dan persetujuan sebelum langkah-langkah lanjutan diambil.

Aspek transparansi dan tanggung jawab

Dalam konteks hubungan bilateral dan partisipasi dalam operasi internasional, konfirmasi semacam ini sekaligus menjadi bentuk penerapan prinsip transparansi dan tanggung jawab. Pernyataan pejabat pemerintah menegaskan bahwa keputusan terkait pengerahan personel tidak diambil secara sepihak tanpa koordinasi dan komunikasi dengan pihak terkait.

Fokus pada kesinambungan diplomasi

Langkah untuk melakukan konfirmasi dengan pihak Palestina memperlihatkan bahwa keputusan-keputusan yang berhubungan dengan keterlibatan internasional tetap diwarnai oleh upaya diplomatik. Hal ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan hubungan bilateral serta menghindari kesalahpahaman di tingkat internasional.

Pernyataan Menlu Sugiono menjadi poin penting dalam perbincangan publik mengenai keterlibatan personel Indonesia dalam struktur internasional. Konfirmasi kepada pihak Palestina dipandang sebagai langkah yang vital dalam memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sejalan dengan norma dan praktik diplomatik yang berlaku.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Prabowo Tegaskan Penghormatan terhadap Proses Politik AS Menyusul Putusan MA soal Tarif Trump

22 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Mahkamah Agung AS Batalkan Aturan Tarif, Trump Nyatakan Kecewa

21 Februari 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

PBB Peringatkan Kebakaran Mengancam Keluarga Pengungsi di Gaza

21 Februari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Seluruh Maskapai Penumpang Korsel Larang Penggunaan Power Bank di Dalam Pesawat

21 Februari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

Lhasa Gelar Pertunjukan Berkuda Sambut Tahun Baru Tibet

21 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia