ALMAL Gandeng Wyndham Hotels & Resorts untuk Kelola ‘The One by ALMAL’ di Bali Nusa Dua Mendes Yandri Susanto: Koperasi Desa Sebagai Program Strategis Nasional Perlu Didukung Bersama Polres Cirebon Catat Peningkatan Arus Kendaraan di Pantura Jelang Puncak Mudik Pemerintah Susun Rencana Efisiensi untuk Pertahankan Defisit APBN di Bawah 3 Persen Potret Teheran Terkoyak: Menyusuri Jalanan yang Porak-poranda Mendiktisaintek Ajak Kampus Tingkatkan Inovasi dalam Daur Ulang Sampah

Metro

Menteri PKP dan Mendagri Tegaskan Komitmen Penataan Kawasan Kumuh Secara Optimal

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Menteri PKP dan Mendagri Pastikan Penataan Kawasan Kumuh Dilakukan Secara Optimal

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan komitmen untuk memastikan penataan kawasan kumuh berlangsung secara optimal. Pernyataan itu menegaskan perhatian kedua kementerian terhadap upaya memperbaiki kualitas permukiman yang masih memerlukan penataan.

Penegasan kewajiban bersama

Kedua menteri menegaskan bahwa penataan kawasan kumuh merupakan bagian penting dari tugas kementerian terkait dan menjadi perhatian utama dalam rangka meningkatkan kualitas hidup warga di kawasan tersebut. Mereka menyampaikan pentingnya pelaksanaan penataan yang tepat guna dan berdampak bagi masyarakat.

Sinergi antar-lini

Pernyataan bersama ini menekankan perlunya hubungan kerja yang kuat antara kementerian terkait serta pemangku kepentingan lainnya. Sinergi yang baik dipandang sebagai aspek kunci agar upaya penataan kawasan kumuh dapat berjalan lebih efektif dan memberikan hasil yang dirasakan oleh masyarakat.

Fokus pada kualitas penataan

Dalam memastikan penataan berlangsung optimal, perhatian diarahkan pada kualitas pelaksanaan, termasuk proses perencanaan dan pelibatan berbagai pihak. Pendekatan yang menyeluruh dianggap penting agar penataan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan lingkungan di kawasan permukiman.

Peran pemerintah daerah dan masyarakat

Menteri menyoroti peran serta pemerintah daerah dan masyarakat setempat dalam mendukung proses penataan. Keterlibatan aktor di tingkat lokal menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan pelaksanaan kegiatan penataan kawasan kumuh.

Harapan terhadap hasil yang berkelanjutan

Terdapat harapan bahwa upaya penataan yang dilakukan secara optimal akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga di kawasan kumuh serta menciptakan lingkungan permukiman yang lebih layak. Penataan diarahkan untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi komunitas yang terdampak.

Penutup

Pernyataan bersama dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Menteri Dalam Negeri ini menjadi indikator perhatian pemerintah terhadap masalah kawasan kumuh. Komitmen tersebut diharapkan mendorong pelaksanaan penataan yang lebih terkoordinasi dan berkualitas.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi 17–18 Maret

15 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Pemprov DKI Ingatkan Potensi Hujan saat Idul Fitri, Warga Diminta Waspada

15 Maret 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Arus di Pantura Cirebon Mulai Meningkat Jelang H-7 Lebaran

14 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

Pemprov DKI Tegaskan Komitmen Perkuat Perlindungan Anak dari Pengaruh Radikalisme

11 Maret 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Pemprov DKI Tutup Sementara Zona 4 TPST Bantargebang Pasca Longsor

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Metro