PDB AS Kuartal IV 2025 Tumbuh 1,4% Tahunan, Jauh di Bawah Estimasi Pemkot Jakarta Utara Awasi Restoran dan Tempat Hiburan yang Beroperasi Selama Ramadhan Ngabuburit dengan Buku: Perpustakaan Keliling Hadir di Bantaran Sungai Brantas Kota Kediri Mazhab Syafi’i: Niat Puasa Wajib Diperbarui Setiap Malam, Penjelasan dari PBNU Akses Desa Sibio-Bio di Tapanuli Tengah Masih Terisolasi, Warga Bergotong-royong Menyeberangi Sungai KAI Sediakan 136.045 Tiket Angkutan Lebaran di Stasiun Malang

Humaniora

Ngabuburit dengan Buku: Perpustakaan Keliling Hadir di Bantaran Sungai Brantas Kota Kediri

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Suasana Ngabuburit di Tepi Brantas

Di salah satu sudut bantaran Sungai Brantas, Kota Kediri, tampak seorang anak tekun membaca buku yang diperoleh dari sebuah perpustakaan keliling. Momen tersebut menangkap kegiatan sederhana namun bermakna: menikmati waktu menjelang berbuka puasa dengan cara membacara di ruang terbuka.

Perpustakaan Keliling sebagai Akses Bacaan

Perpustakaan keliling yang hadir di lokasi ini menyediakan pilihan bahan bacaan yang dapat dinikmati berbagai kalangan, termasuk anak-anak. Kehadiran fasilitas baca ini memberi kesempatan kepada warga untuk mengakses buku tanpa harus pergi jauh ke gedung perpustakaan resmi.

Dalam gambar terlihat suasana tenang di tepi sungai, di mana seorang anak duduk dan fokus pada halaman buku. Aktivitas membaca di ruang publik semacam ini menumbuhkan kebiasaan literasi sekaligus memanfaatkan waktu menunggu menjelang buka puasa.

Manfaat Aktivitas Baca di Ruang Terbuka

Membaca di tempat terbuka seperti bantaran sungai menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan membaca di dalam ruangan. Interaksi dengan lingkungan sekitar, udara segar, serta suasana santai sering kali membuat kegiatan membaca lebih menyenangkan bagi anak-anak.

Perpustakaan keliling dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan ragam bacaan kepada generasi muda, sekaligus mendorong keterlibatan komunitas dalam kegiatan literasi. Hadirnya layanan seperti ini juga membuka peluang bagi warga yang belum memiliki akses mudah ke buku untuk tetap mendapatkan bahan bacaan.

Gambaran Umum dan Nilai Sosial

Potret seorang anak yang membaca di bantaran Sungai Brantas menggambarkan nilai sosial dari perpustakaan keliling: menciptakan ruang inklusif bagi masyarakat untuk belajar dan mengisi waktu luang secara produktif. Kegiatan sederhana ini memiliki makna yang lebih luas dalam upaya meningkatkan minat baca di lingkungan setempat.

Selain itu, pertemuan informal di area publik seperti ini memungkinkan orang tua dan anak-anak berbagi pengalaman membaca, serta mempererat ikatan sosial di antara pengunjung yang datang untuk mengakses buku.

Penutup

Gambar anak yang membaca buku dari perpustakaan keliling di bantaran Sungai Brantas, Kota Kediri, menjadi pengingat akan pentingnya ketersediaan bahan bacaan di tengah masyarakat. Perpustakaan keliling menawarkan alternatif praktis untuk menjangkau pembaca, sekaligus memberikan cara yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengisi waktu menunggu buka puasa.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mazhab Syafi’i: Niat Puasa Wajib Diperbarui Setiap Malam, Penjelasan dari PBNU

21 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Di Balik Sajadah: Mengungkap Bayang Kekerasan terhadap Santriwati

21 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Mapala UMI Berpartisipasi dalam Program Kemanusiaan di Tapanuli Selatan

20 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Bubur Peca’ dan Amparan Tatak: Dua Takjil Samarinda yang Diakui sebagai Warisan Budaya Nasional

19 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Naluri Berdagang Bantu Pesmi Mengatasi Stres Pascabencana di Tanah Minangkabau

18 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora