LDII Sumsel Luncurkan Program Pembersihan 326 Tempat Ibadah CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak Gubernur: Beberapa Program Pusat Sudah Berjalan di Rejang Lebong IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel

Ekonomi

Pemerintah Pangkas 50% Iuran JKK dan JKM untuk Pekerja BPU Transportasi

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pemangkasan Iuran untuk Pekerja BPU Transportasi

Pemerintah mengumumkan kebijakan pengurangan iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sebesar 50 persen bagi pekerja BPU yang beroperasi di sektor transportasi. Informasi ini disampaikan melalui laporan media nasional.

Langkah tersebut ditujukan untuk pekerja yang termasuk dalam kategori BPU pada bidang transportasi, dengan pengurangan setengah dari besaran iuran yang sebelumnya berlaku untuk dua program jaminan sosial tersebut.

Ruang Lingkup Pengurangan

Pengumuman ini menegaskan bahwa kebijakan menyasar iuran JKK dan JKM. Kedua jenis jaminan ini menjadi fokus pengurangan yang diumumkan oleh pemerintah untuk kelompok pekerja yang disebutkan.

Meski rincian teknis dan mekanisme pelaksanaan tidak diuraikan dalam ringkasan berita, inti kebijakan yang dilaporkan adalah adanya diskon 50 persen terhadap iuran JKK dan JKM untuk pekerja BPU pada sektor transportasi.

Sumber Informasi

Berita mengenai pengurangan iuran ini didokumentasikan dalam laporan Antara News. Laporan tersebut menyampaikan keputusan pemerintah terkait besaran potongan iuran yang diberikan, tanpa memaparkan rincian pelaksanaannya dalam kutipan singkat yang tersedia.

Implikasi bagi Pekerja

Dengan pengumuman pengurangan iuran, pekerja BPU di sektor transportasi akan melihat perubahan pada besaran iuran yang terkait dengan JKK dan JKM. Informasi yang disampaikan menyatakan tingkat potongan yang diberikan, yaitu 50 persen dari iuran untuk kedua jenis jaminan tersebut.

Penerapan potongan ini berarti iuran yang harus dibayarkan untuk JKK dan JKM oleh kelompok pekerja yang disebut akan berkurang setengah dari nilai sebelumnya sesuai pengumuman pemerintah.

Catatan

Ringkasan berita yang tersedia menyoroti substansi kebijakan pengurangan iuran tanpa memuat detail teknis seperti jadwal pemberlakuan, mekanisme pendaftaran, atau pihak pelaksana administratif. Untuk kejelasan lebih lanjut mengenai pelaksanaan dan tahapan administratif, pembaca disarankan merujuk pada informasi resmi pemerintah atau rilis lengkap dari instansi terkait.

Sumber dan dokumentasi gambar yang menyertai laporan ini dipublikasi oleh Antara News pada halaman berita yang memuat pengumuman kebijakan tersebut.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan

28 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

28 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

28 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

AHY: Momentum Ramadan Tingkatkan Daya Beli dan Gerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Patra Jasa Luncurkan Rangkaian Promo Menyambut Ramadan 1447 H

27 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi