Ratusan Polantas Diterjunkan Amankan Lalu Lintas pada Puncak Perayaan Imlek Nasional China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025 Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana Polda Metro Jaya Tanggapi Kasus Mahasiswa yang Mencoret Hijab Polwan Pawai Ogoh-Ogoh Akan Meriahkan Perayaan Nyepi di Bundaran HI 19 Maret

Warta Bumi

Pemkab Aceh Timur Umumkan Santunan Rp15 Juta untuk Keluarga Korban Banjir Meninggal

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pemkab Aceh Timur Umumkan Santunan untuk Keluarga Korban Banjir

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyampaikan bahwa keluarga korban banjir yang meninggal dunia akan menerima santunan sebesar Rp15 juta. Pengumuman ini disampaikan oleh pihak pemkab sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap dampak tragedi banjir yang menimpa masyarakat setempat.

Pernyataan resmi dari Pemkab Aceh Timur menegaskan bahwa santunan tersebut diperuntukkan bagi keluarga korban yang kehilangan nyawa akibat bencana banjir. Besaran santunan Rp15 juta yang disebutkan diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang terdampak.

Meskipun rincian teknis mengenai prosedur penerimaan santunan dan mekanisme penyaluran belum dirinci secara rinci dalam pernyataan singkat itu, pengumuman resmi tersebut menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam merespons keadaan darurat yang melibatkan korban jiwa.

Langkah pemberian santunan oleh pemerintah daerah ini biasanya dimaknai sebagai bentuk tanggung jawab sosial untuk membantu keluarga korban menutup kebutuhan mendesak, termasuk biaya pemakaman dan kebutuhan awal lainnya. Dalam konteks ini, Pemkab Aceh Timur menunjukkan perhatian terhadap konsekuensi sosial dan ekonomi dari kejadian banjir.

Pengumuman mengenai santunan juga berperan dalam memberi kepastian administrasi bagi keluarga korban. Dengan adanya pemberitahuan resmi, keluarga dapat mengetahui bahwa ada dukungan finansial yang dialokasikan khusus untuk mereka yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana.

Pihak pemkab mendorong agar proses penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan cepat agar manfaat santunan dapat segera dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan. Proses administratif dan verifikasi menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan sampai kepada penerima yang tepat.

Sementara itu, masyarakat di kawasan terdampak diimbau untuk mengikuti arahan pihak berwenang terkait penanganan pascabencana dan langkah-langkah perlindungan diri. Peran perangkat daerah dan unsur terkait menjadi penting dalam koordinasi penyaluran bantuan dan pemulihan kondisi warga.

Pengumuman santunan juga menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan perhatian kepada warga yang mengalami musibah. Dukungan semacam ini diharapkan bisa membantu keluarga korban untuk melalui masa sulit pascaperistiwa.

Informasi resmi mengenai tata cara pengajuan dan pencairan santunan biasanya akan diumumkan lebih lanjut oleh pihak terkait. Keluarga korban dan masyarakat diminta untuk menunggu petunjuk resmi dari Pemkab Aceh Timur agar prosesnya berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Guna memastikan informasi yang akurat, masyarakat disarankan untuk merujuk pada pengumuman resmi dari pemerintah daerah dan instansi terkait. Hal ini penting agar tidak terjadi kebingungan atau informasi yang tidak tepat di tengah upaya pemulihan pascabencana.

Penerapan langkah-langkah pemulihan dan pemberian bantuan menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap dampak buruk banjir. Kebijakan santunan ini diharapkan memberikan sedikit keringanan bagi keluarga korban yang sedang berduka dan membutuhkan dukungan material.

Untuk dokumentasi visual, foto terkait peristiwa dan kegiatan tanggap darurat tersedia dalam rilis yang dikeluarkan bersamaan dengan pengumuman tersebut.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Tetapkan “Renduk” Rehab-Rekon sebagai Dasar Alokasi Anggaran Pascabencana di Sumatera

27 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Wamendagri: Sinkronisasi Antarlevel Kunci Hadapi Perubahan Iklim

25 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Penyintas di Pintu Rimba Mendesak Percepatan Pembukaan Jalan dan Pembangunan Huntap

21 Februari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

BMKG Tetapkan Tujuh Kabupaten di Jawa Tengah Berstatus Siaga Karena Curah Hujan Tinggi

21 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Kodam Jaya Bisa Jadi Contoh dalam Pengelolaan Limbah Elektronik, Kata DLH DKI

20 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi