Bapanas Tegaskan Penyaluran 242 Ribu Ton Jagung Pakan pada Maret Masjid Berbentuk Kapal Pesiar, Masjid Al Fauzan di Nagari Katapiang Dibuka untuk Umum LDII Sumsel Luncurkan Program Pembersihan 326 Tempat Ibadah CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak

Warta Bumi

Pemkab Banyuwangi dan Perhutani Tanam 200.000 Pohon untuk Reforestasi

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kerja Sama Pemkab Banyuwangi dan Perhutani Laksanakan Penanaman Massal

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Perum Perhutani melaksanakan penanaman sebanyak 200.000 pohon sebagai bagian dari program reforestasi. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat upaya pemulihan tutupan hutan dan mendukung fungsi ekologis kawasan hutan di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur.

Jumlah besar dan tujuan lingkungan
Sebagai langkah nyata, penanaman 200.000 bibit tersebut menjadi salah satu tindakan yang dicanangkan untuk memperbaiki kondisi tutupan lahan dan menjaga kelestarian sumber daya alam setempat. Program ini dimaksudkan untuk menambah stok pohon di area yang membutuhkan reforestasi sehingga diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan lingkungan.

Pernyataan pimpinan daerah
Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menekankan pentingnya upaya penanaman pohon kembali atau reforestasi. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bagian dari kegiatan yang melibatkan pemerintah daerah bersama Perhutani, menunjukkan komitmen kedua pihak dalam mengatasi tantangan lingkungan melalui penanaman pohon dalam skala besar.

Kolaborasi institusi sebagai kunci
Langkah bersama antara pemerintah kabupaten dan Perhutani menunjukkan model kolaborasi institusional dalam pengelolaan kawasan hutan. Pendekatan seperti ini memungkinkan pemanfaatan sumber daya, keahlian, dan dukungan teknis untuk melancarkan program reboisasi sehingga pelaksanaan dapat berjalan lebih terkoordinasi.

Harapan jangka panjang
Program penanaman massal ini diharapkan memberi manfaat jangka panjang berupa peningkatan kualitas tutupan hutan, penyangga terhadap bencana terkait degradasi lahan, dan perbaikan fungsi hidrologis kawasan. Meski demikian, keberhasilan penanaman tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, melainkan juga dari keberlangsungan perawatan dan pemantauan hingga bibit tersebut tumbuh menjadi pohon dewasa.

Peran masyarakat dan pengelolaan
Keberlanjutan reforestasi sering kali bergantung pada keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat lokal, pengelola hutan, dan pemerintah daerah. Dukungan komunitas dan penerapan praktik pengelolaan yang baik akan menjadi faktor penentu dalam memastikan bibit yang ditanam dapat bertahan dan berkembang secara optimal.

Langkah berikutnya
Setelah penanaman massal, tahap penting berikutnya adalah pemeliharaan dan monitoring. Langkah-langkah ini penting agar tujuan reforestasi tercapai, serta untuk memastikan investasi lingkungan yang dilakukan membawa dampak positif yang tahan lama bagi ekosistem dan masyarakat di Banyuwangi.

Gambar terkait kegiatan tersebut dapat dilihat pada sumber berita resmi yang memuat dokumentasi penanaman sebagai bagian dari liputan kegiatan reforestasi ini.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah

28 Februari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Pemerintah Tetapkan “Renduk” Rehab-Rekon sebagai Dasar Alokasi Anggaran Pascabencana di Sumatera

27 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Wamendagri: Sinkronisasi Antarlevel Kunci Hadapi Perubahan Iklim

25 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Penyintas di Pintu Rimba Mendesak Percepatan Pembukaan Jalan dan Pembangunan Huntap

21 Februari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

BMKG Tetapkan Tujuh Kabupaten di Jawa Tengah Berstatus Siaga Karena Curah Hujan Tinggi

21 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi