Polres Cirebon Catat Peningkatan Arus Kendaraan di Pantura Jelang Puncak Mudik Pemerintah Susun Rencana Efisiensi untuk Pertahankan Defisit APBN di Bawah 3 Persen Potret Teheran Terkoyak: Menyusuri Jalanan yang Porak-poranda Mendiktisaintek Ajak Kampus Tingkatkan Inovasi dalam Daur Ulang Sampah Pemprov Jateng Memberangkatkan Lebih dari 16 Ribu Peserta Mudik Gratis di TMII Serangan TPNPB di Kawasan Tambrauw-Grasberg Dinilai Mengganggu Stabilitas Sosial

Hukum

Pemkot Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Normal Meski Wakil Wali Kota Jadi Tersangka

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pemerintah Kota Bandung menegaskan bahwa pelayanan publik di wilayahnya tetap berjalan normal meskipun Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, telah berstatus tersangka dalam suatu kasus hukum.

Kepastian ini disampaikan oleh pihak Pemkot Bandung sebagai bentuk komitmen mereka untuk memastikan kelancaran berbagai pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu oleh situasi hukum yang tengah menimpa sang Wakil Wali Kota.

Meski informasi lengkap mengenai kasus yang melibatkan Erwin belum diuraikan secara rinci, Pemkot berupaya menjaga stabilitas pemerintahan dan operasional pelayanan publik agar tetap optimal dan tidak menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga Bandung.

Langkah ini juga mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam menjaga kepercayaan publik serta memastikan bahwa pemerintahan tetap berjalan sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya tanpa hambatan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KPK Menahan Bupati Cilacap: Kronologi Singkat Dugaan Pemerasan, Korupsi, dan Kasus Penyiraman Aktivis

16 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Polrestabes Bandung Dalami Kasus Kematian Siswa SMAN 5 Bandung di Cihampelas

15 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

KPK Ungkap 23 Satker Setor Dana Rp3 Juta–Rp100 Juta ke Bupati Cilacap

15 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Polda Metro Jaya Dalami Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

13 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

KPK Tahan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Empat Tersangka sampai 30 Maret

11 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News
Trending di Hukum