LDII Sumsel Luncurkan Program Pembersihan 326 Tempat Ibadah CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak Gubernur: Beberapa Program Pusat Sudah Berjalan di Rejang Lebong IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel

Ekonomi

Perry Warjiyo Yakin Kinerja Ekonomi Indonesia Membaik pada 2026–2027

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Jakarta, 28 Januari 2026 — Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan optimisme mengenai prospek ekonomi Indonesia untuk dua tahun mendatang. Menurut Perry, kondisi ekonomi pada 2026 dan 2027 akan menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Keyakinan dari pucuk pimpinan BI

Pernyataan Perry Warjiyo ini mencerminkan pandangan pimpinan bank sentral tentang arah perekonomian nasional dalam jangka menengah. Sebagai otoritas moneter, pernyataan seperti ini kerap menjadi acuan bagi pelaku pasar, investor, dan pembuat kebijakan dalam menyusun strategi ekonomi mereka.

Implikasi bagi pelaku ekonomi

Keyakinan bahwa ekonomi akan membaik dalam beberapa tahun ke depan berpotensi mempengaruhi berbagai pihak. Pelaku usaha mungkin akan menimbang ulang keputusan investasi dan ekspansi, sementara konsumen dan pasar modal dapat merespons sinyal optimistis tersebut. Pernyataan dari Gubernur BI juga berfungsi sebagai pengingat bahwa pemantauan kebijakan dan kondisi makroekonomi terus berjalan.

Pentingnya koordinasi kebijakan

Dalam konteks pernyataan tersebut, koordinasi antara otoritas moneter, fiskal, dan pemangku kepentingan lain menjadi penting untuk mewujudkan perbaikan yang berkelanjutan. Bank sentral memiliki peran sentral dalam menjaga stabilitas harga dan sistem keuangan, sementara kebijakan pemerintah menyentuh aspek anggaran dan reformasi struktural yang mendukung pertumbuhan.

Sinyal untuk investor dan masyarakat

Pernyataan optimistis dari Gubernur BI dapat dilihat sebagai sinyal positif oleh investor domestik maupun internasional. Bagi masyarakat luas, pernyataan tersebut memberikan harapan akan kondisi ekonomi yang lebih baik, namun sekaligus menegaskan perlunya kebijakan yang konsisten agar harapan tersebut terwujud dalam kenyataan.

Penutup

Perry Warjiyo menegaskan bahwa ekonomi Indonesia diperkirakan akan mengalami perbaikan pada 2026 dan 2027. Pernyataan ini menjadi perhatian bagi berbagai pihak yang mengikuti perkembangan ekonomi nasional, karena menunjukkan ekspektasi dari pimpinan Bank Indonesia terhadap prospek perekonomian ke depan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan

28 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

28 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

28 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

AHY: Momentum Ramadan Tingkatkan Daya Beli dan Gerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Patra Jasa Luncurkan Rangkaian Promo Menyambut Ramadan 1447 H

27 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi