Pembersihan Massal di Lingkungan Sekolah
Ratusan prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bersama relawan melaksanakan kegiatan pembersihan di lingkungan SMA Al-Jamiatul Washliyah yang terletak di Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kerja sama antara unsur militer dan masyarakat setempat untuk merawat fasilitas pendidikan.
Kegiatan tersebut melibatkan banyak personel dari TNI AD dan berbagai kelompok relawan, yang bergotong royong membersihkan area sekolah. Upaya kebersihan difokuskan pada pemulihan kondisi lingkungan sekolah agar peserta didik dan tenaga pendidik dapat kembali menggunakan fasilitas dengan lebih nyaman.
Selain sebagai kegiatan fisik, aksi pembersihan ini juga menjadi momen kebersamaan antara institusi militer dan warga sipil. Sinergi semacam ini menunjukkan peran aktif berbagai pihak dalam menjaga sarana pendidikan tetap layak pakai dan aman bagi pengguna sekolah.
SMA Al-Jamiatul Washliyah, sebagai salah satu lembaga pendidikan di Kuala Simpang, menerima perhatian dari personel TNI AD dan relawan melalui kegiatan pembersihan tersebut. Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama dalam mendukung lingkungan belajar yang bersih dan terawat.
Peran relawan dalam kegiatan ini menambah kekuatan gotong royong, sementara keterlibatan TNI AD menunjukkan dukungan institusi terhadap upaya pemeliharaan fasilitas publik. Kolaborasi semacam ini sering kali diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan pemeliharaan sarana-prasarana penting di komunitas lokal.
Pelaksanaan pembersihan di lingkungan sekolah juga dimaknai sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, di mana berbagai elemen masyarakat berkontribusi menjaga kualitas lingkungan pendidikan. Aksi bersama ini diharapkan memberi dampak positif pada suasana belajar mengajar di SMA Al-Jamiatul Washliyah.
Gambar dari kegiatan tersebut menunjukkan keterlibatan aktif ratusan personel TNI AD dan relawan di lokasi sekolah, menandai pelaksanaan kerja bakti yang terorganisir dan melibatkan banyak pihak.
Kegiatan seperti ini menjadi contoh kolaborasi antara unsur pemerintah daerah, institusi militer, dan masyarakat sipil untuk menjaga fasilitas publik. Ke depan, sinergi yang terjalin diharapkan terus dipertahankan demi keberlanjutan pemeliharaan sarana pendidikan di wilayah Aceh Tamiang.
Foto: ANTARA News






