Dokter Sarankan Latihan Beban sebagai Pilihan untuk Bangun Massa Otot pada Lansia Pasokan Air Bersih Tangerang Dipulihkan Setelah Pencemaran di Sungai Cisadane Malaysia Kecam Perluasan Kendali Israel atas Tepi Barat yang Diduduki Ahli: Mitigasi Mitos — Latihan Angkat Beban Tak Membuat Anak Pendek Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle Kabinet Merah Putih Hari Ini Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan Rp11,92 Triliun Menjelang Ramadan

Lifestyle

Tiga Zat Gizi Penting untuk Menunjang Kesehatan Perempuan

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Tiga Zat Gizi Penting bagi Kesehatan Perempuan

Keseimbangan nutrisi memainkan peran sentral dalam menjaga kondisi tubuh perempuan. Beberapa zat gizi mendapatkan perhatian khusus karena dampak kekurangannya yang dapat terasa lama, mulai dari menurunnya daya tahan tubuh hingga gangguan pada keseimbangan hormon dan fungsi reproduksi.

1. Zat Besi

Zat besi kerap disebut penting untuk perempuan, terutama karena kebutuhan tubuh yang berbeda pada berbagai tahap hidup. Asupan yang kurang dapat berkontribusi pada penurunan kondisi fisik dan menurunkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi. Oleh karena itu, menjaga asupan zat besi dalam pola makan harian menjadi bagian yang diperhatikan dalam upaya mempertahankan kesehatan jangka panjang.

2. Asam Folat (Folat)

Asam folat merupakan nutrisi yang sering dikaitkan dengan kesehatan reproduksi. Ketersediaan nutrisi ini dalam tubuh dinilai penting bagi fungsi kesuburan dan perkembangan di masa kehamilan. Kekurangannya dalam jangka panjang dapat memengaruhi peluang reproduksi dan menjadi perhatian khusus bagi perempuan yang merencanakan kehamilan.

3. Kalsium dan Vitamin D

Kombinasi kalsium dan vitamin D mendapat sorotan karena peran keduanya dalam kesehatan tulang. Bagi perempuan, mempertahankan kepadatan dan kekuatan tulang menjadi faktor penting untuk kualitas hidup jangka panjang. Ketersediaan kedua nutrisi ini dalam tingkat yang memadai membantu menjaga struktur tulang dan mengurangi risiko masalah muskuloskeletal di kemudian hari.

Mengapa Kekurangan Menjadi Perhatian

Kekurangan beberapa zat gizi bersifat kumulatif dan dampaknya baru terlihat setelah waktu tertentu. Saat asupan tidak mencukupi secara konsisten, proses fisiologis seperti respons imun, regulasi hormon, dan kemampuan reproduksi dapat terpengaruh. Itu sebabnya pengawasan pola makan dan pemenuhan kebutuhan nutrisi penting untuk mencegah gangguan yang bersifat kronis.

Langkah Praktis Menjaga Kecukupan Gizi

Memperhatikan variasi makanan, memasukkan sumber zat gizi yang kaya, serta menyesuaikan asupan sesuai kebutuhan pribadi merupakan langkah awal yang dapat dilakukan. Konsultasi dengan tenaga kesehatan atau ahli gizi juga dianjurkan bila ada kekhawatiran tentang defisiensi atau kebutuhan khusus, agar pendekatan yang diambil sesuai kondisi individual.

Secara keseluruhan, perhatian terhadap beberapa zat gizi kunci dapat membantu perempuan mempertahankan imunitas, menyeimbangkan hormon, dan mendukung fungsi reproduksi. Upaya pencegahan melalui pola makan seimbang menjadi langkah dasar dalam menjaga kesehatan jangka panjang.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dokter Sarankan Latihan Beban sebagai Pilihan untuk Bangun Massa Otot pada Lansia

10 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Muslim Life Fair Bekasi 2026 Hadirkan Ragam Aktivitas untuk Umat Muslim

7 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Padel Berkebaya di Jakarta: Renitasari Adrian Berpasangan dengan Titi Kamal

7 Februari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Cafe Jamu Indonesia Perkenalkan Filosofi Jamu lewat ‘Jamu Experience Cafe’ yang Kekinian

6 Februari 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

ShopeeFood Deals Februari: Mie Gacoan Rp1, Live Streaming Keliling Jakarta, dan Beragam Hadiah

6 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News
Trending di Lifestyle