Tim Tenis Kursi Roda Indonesia Fokus pada Penguatan Strategi dan Teknik
Pelatih tim tenis kursi roda Indonesia, Satria Yuda Gontara, menyatakan bahwa tim saat ini memusatkan perhatian pada penguatan aspek strategi dan pengembangan teknik untuk menghadapi pertandingan di ajang ASEAN Para. Menurut Gontara, perhatian khusus diberikan kepada keempat atlet yang akan berlaga dalam kompetisi tersebut.
Gontara menekankan pentingnya keseimbangan antara kesiapan taktis dan penguasaan teknik karena keduanya menjadi penentu dalam setiap pertandingan tenis kursi roda. Pendekatan yang lebih terstruktur terhadap strategi permainan diharapkan bisa meningkatkan efektivitas pemain saat menghadapi lawan dengan gaya bermain berbeda-beda.
Fokus tim pada strategi mencakup pemahaman posisi, pengambilan keputusan selama reli, serta variasi pola serangan dan pertahanan yang sesuai dengan kondisi pertandingan. Di sisi teknik, perhatian diarahkan pada penghalusan gerakan dasar yang menjadi fondasi permainan, sehingga setiap pukulan dan pergerakan kursi dapat dilakukan lebih presisi dan konsisten.
Latihan yang diarahkan pada kedua aspek tersebut dinilai penting untuk memperkecil kesalahan teknis dan meningkatkan kemampuan membaca permainan lawan. Dengan strategi yang matang dan teknik yang terasah, para atlet diharapkan memiliki bekal yang lebih kuat saat memasuki fase kompetisi, terutama ketika harus cepat beradaptasi dengan situasi pertandingan yang dinamis.
Selain itu, Gontara menyoroti perlunya pemahaman tim terhadap peraturan pertandingan dan kondisi lapangan yang dapat memengaruhi strategi. Kesiapan dalam hal ini menjadi bagian dari persiapan menyeluruh yang ditujukan untuk memaksimalkan performa atlet pada momen perlombaan.
Meskipun fokus utama adalah pada aspek teknis dan taktis, upaya penguatan tim juga mempertimbangkan pengelolaan kemampuan atlet secara individual. Setiap pemain memiliki kekuatan dan kelemahan berbeda, sehingga pendekatan pelatihan disesuaikan untuk mengoptimalkan potensi masing-masing tanpa mengorbankan kerja sama tim.
Penekanan pada pengembangan strategi dan teknik merupakan bagian dari proses panjang dalam pembinaan olahraga adaptif. Untuk cabang seperti tenis kursi roda, di mana mobilitas dan kontrol kursi menjadi bagian penting permainan, kualitas teknik berpadu dengan kecerdikan strategi seringkali menjadi pembeda dalam persaingan antarnegara.
Gontara menegaskan bahwa evaluasi berkelanjutan terhadap perkembangan atlet menjadi kunci untuk menentukan langkah pelatihan berikutnya. Dengan pemantauan yang konsisten, tim pelatih dapat menilai kemajuan pada aspek tertentu dan menyesuaikan program latihan agar tetap relevan dengan kebutuhan kompetitif atlet.
Persiapan yang matang dan berfokus pada strategi serta teknik diharapkan memberi keempat atlet peluang lebih baik untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di panggung ASEAN Para. Pendekatan yang sistematis itu juga dimaksudkan untuk memperkuat pondasi jangka panjang bagi perkembangan tenis kursi roda Indonesia.
Gambar:

Foto: ANTARA News






