Bapanas Tegaskan Penyaluran 242 Ribu Ton Jagung Pakan pada Maret Masjid Berbentuk Kapal Pesiar, Masjid Al Fauzan di Nagari Katapiang Dibuka untuk Umum LDII Sumsel Luncurkan Program Pembersihan 326 Tempat Ibadah CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak

Olahraga

Tim Tenis Kursi Roda Indonesia Perkuat Strategi dan Teknik Menjelang ASEAN Para

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Tim Tenis Kursi Roda Indonesia Fokus pada Penguatan Strategi dan Teknik

Pelatih tim tenis kursi roda Indonesia, Satria Yuda Gontara, menyatakan bahwa tim saat ini memusatkan perhatian pada penguatan aspek strategi dan pengembangan teknik untuk menghadapi pertandingan di ajang ASEAN Para. Menurut Gontara, perhatian khusus diberikan kepada keempat atlet yang akan berlaga dalam kompetisi tersebut.

Gontara menekankan pentingnya keseimbangan antara kesiapan taktis dan penguasaan teknik karena keduanya menjadi penentu dalam setiap pertandingan tenis kursi roda. Pendekatan yang lebih terstruktur terhadap strategi permainan diharapkan bisa meningkatkan efektivitas pemain saat menghadapi lawan dengan gaya bermain berbeda-beda.

Fokus tim pada strategi mencakup pemahaman posisi, pengambilan keputusan selama reli, serta variasi pola serangan dan pertahanan yang sesuai dengan kondisi pertandingan. Di sisi teknik, perhatian diarahkan pada penghalusan gerakan dasar yang menjadi fondasi permainan, sehingga setiap pukulan dan pergerakan kursi dapat dilakukan lebih presisi dan konsisten.

Latihan yang diarahkan pada kedua aspek tersebut dinilai penting untuk memperkecil kesalahan teknis dan meningkatkan kemampuan membaca permainan lawan. Dengan strategi yang matang dan teknik yang terasah, para atlet diharapkan memiliki bekal yang lebih kuat saat memasuki fase kompetisi, terutama ketika harus cepat beradaptasi dengan situasi pertandingan yang dinamis.

Selain itu, Gontara menyoroti perlunya pemahaman tim terhadap peraturan pertandingan dan kondisi lapangan yang dapat memengaruhi strategi. Kesiapan dalam hal ini menjadi bagian dari persiapan menyeluruh yang ditujukan untuk memaksimalkan performa atlet pada momen perlombaan.

Meskipun fokus utama adalah pada aspek teknis dan taktis, upaya penguatan tim juga mempertimbangkan pengelolaan kemampuan atlet secara individual. Setiap pemain memiliki kekuatan dan kelemahan berbeda, sehingga pendekatan pelatihan disesuaikan untuk mengoptimalkan potensi masing-masing tanpa mengorbankan kerja sama tim.

Penekanan pada pengembangan strategi dan teknik merupakan bagian dari proses panjang dalam pembinaan olahraga adaptif. Untuk cabang seperti tenis kursi roda, di mana mobilitas dan kontrol kursi menjadi bagian penting permainan, kualitas teknik berpadu dengan kecerdikan strategi seringkali menjadi pembeda dalam persaingan antarnegara.

Gontara menegaskan bahwa evaluasi berkelanjutan terhadap perkembangan atlet menjadi kunci untuk menentukan langkah pelatihan berikutnya. Dengan pemantauan yang konsisten, tim pelatih dapat menilai kemajuan pada aspek tertentu dan menyesuaikan program latihan agar tetap relevan dengan kebutuhan kompetitif atlet.

Persiapan yang matang dan berfokus pada strategi serta teknik diharapkan memberi keempat atlet peluang lebih baik untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di panggung ASEAN Para. Pendekatan yang sistematis itu juga dimaksudkan untuk memperkuat pondasi jangka panjang bagi perkembangan tenis kursi roda Indonesia.

Gambar:

Tim Tenis Kursi Roda Indonesia

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tyrese Maxey Pecahkan Rekor Tripoin Sepanjang Masa 76ers dalam Kemenangan 124-117 atas Heat

27 Februari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

Amri Syahnawi/Nita Violina Perkuat Adaptasi dan Taktik Jelang Debut All England

26 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Spurs Perpanjang Rekor Menang Jadi 10 Kali Berturut-turut Usai Tundukkan Raptors 110-107

26 Februari 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

Janice Tjen Lolos Perempat Final Ganda, Aldila Sutjiadi Terhenti di Merida Open

25 Februari 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

Pelatih Geser Fokus ke Program Pra-Kompetisi Menjelang All England 2026

24 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News
Trending di Olahraga