TNI AD Berikan Dukungan Psikologis untuk Korban Bencana di Aceh
Angkatan Darat melalui satuan kesehatan mengerahkan personel untuk menawarkan layanan pendampingan psikologis kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh. Inisiatif ini difokuskan pada upaya membantu proses pemulihan mental dan emosional korban pascabencana.
Tujuan layanan
Layanan pendampingan psikologis yang dijalankan bertujuan untuk meredakan kecemasan, trauma, dan tekanan emosional yang dialami korban. Fokusnya bukan sekadar menangani luka fisik, melainkan juga memberi perhatian terhadap kebutuhan mental sehingga warga yang terdampak memiliki dukungan untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari dan proses pemulihan jangka panjang.
Bentuk intervensi
Meskipun detail operasional seperti jumlah personel dan lokasi tepatnya tidak dipublikasikan dalam keterangan singkat, layanan yang diberikan masuk dalam ranah trauma healing. Aktivitas semacam ini umumnya meliputi pendampingan individual atau kelompok, kegiatan relaksasi, serta pemberian informasi dan strategi untuk mengelola stres pascabencana.
Peran satuan kesehatan TNI AD
Satuan kesehatan TNI AD bertindak sebagai penyelenggara layanan psikososial dalam situasi darurat. Keberadaan tenaga kesehatan militer di wilayah bencana dapat memperkuat kapasitas respons lokal, khususnya pada fase akut ketika kebutuhan dukungan psikologis sangat tinggi. Upaya ini menunjukkan adanya perhatian pada aspek non-fisik dari dampak bencana.
Pentingnya pendampingan psikologis
Intervensi psikososial menjadi komponen penting dalam penanganan bencana karena trauma yang tidak ditangani dapat berpengaruh pada kesejahteraan jangka panjang. Dukungan yang diberikan sejak dini membantu mengurangi gejala stres pascatrauma, memperkuat ketahanan komunitas, dan mempercepat proses adaptasi setelah kehilangan atau gangguan rutinitas.
Sinergi dalam penanganan bencana
Penyediaan layanan psikologis oleh institusi militer umumnya dilakukan bersinergi dengan pihak-pihak terkait di daerah terdampak, termasuk otoritas lokal dan fasilitas layanan kesehatan setempat. Pendekatan kolaboratif ini penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat.
Keberadaan program pendampingan ini menegaskan bahwa respons bencana tidak hanya berfokus pada penyediaan barang dan layanan fisik, tetapi juga pada pemulihan aspek psikologis yang krusial bagi proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
Foto: ANTARA News






