BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Nusantara

UGM Siap Dirikan Hunian Sementara di Aceh Tamiang dengan Material Kayu Hanyut

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

UGM akan Bangun Hunian Sementara untuk Penyintas Banjir di Aceh Tamiang

Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan kesiapan untuk membangun hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam rencana tersebut, UGM akan memanfaatkan material kayu yang terbawa arus atau dikenal sebagai kayu hanyut.

Rencana Pemanfaatan Kayu Hanyut

Menurut informasi yang disampaikan, penggunaan kayu hanyut akan menjadi bagian dari upaya pembangunan huntara. Pilihan material ini disebut sebagai bagian dari pendekatan yang akan diterapkan dalam pembangunan hunian sementara bagi penyintas bencana banjir di wilayah tersebut.

Tujuan Pendirian Huntara

Pendirian hunian sementara ini ditujukan untuk memberikan tempat tinggal sementara bagi keluarga yang terkena dampak banjir. Inisiatif pembangunan huntara dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan hunian pascabencana dan bertujuan menyediakan ruang yang layak bagi penyintas.

Langkah Selanjutnya

UGM menyatakan kesiapan untuk melaksanakan pembangunan tersebut di Aceh Tamiang. Detail lebih lanjut mengenai pelaksanaan, seperti waktu pembangunan, jumlah hunian, atau teknis penyusunan material, belum diungkap secara rinci dalam keterangan awal yang tersedia.

Penggunaan kayu hanyut menjadi fokus dalam rencana awal ini. Pemilihan material tersebut diusulkan sebagai komponen yang akan digunakan dalam pembangunan huntara, sesuai dengan rencana yang diumumkan.

Peran dan Harapan

Pihak universitas tampil sebagai inisiator yang menyatakan kesiapan membangun hunian sementara bagi masyarakat terdampak. Harapan dari langkah ini adalah tersedianya tempat tinggal sementara yang dapat membantu meringankan kondisi penyintas banjir di wilayah yang disebutkan.

Informasi lebih lengkap mengenai pelaksanaan proyek dan rinciannya diharapkan tersedia pada tahap komunikasi selanjutnya dari pihak terkait. Untuk saat ini, publik mendapat informasi bahwa UGM akan membangun huntara di Aceh Tamiang dan akan memanfaatkan kayu hanyut sebagai salah satu material utama.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wapres Gibran Borong Ikan Baronang, Ikan Panjang, dan Sayuran di Pasar Biak Numfor

13 Januari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News

BGN: 2.674 Orang dari Kelompok 3B Terima MBG di Manokwari

13 Januari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Cuaca Ekstrem Sebabkan Banjir di 8 Kabupaten/Kota Banten, BPBD Perkuat Penanganan

12 Januari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Bupati Bantul Sebut Gerai Kopdes Merah Putih Sedang Dibangun

12 Januari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Hujan Deras Picu Banjir, Akses Perbatasan Sanggau-Malaysia Terputus

12 Januari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara