Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mengirimkan tim relawan kedua yang tergabung dalam Diponegoro Disaster Assistance Response Team (DDART) ke lokasi bencana di Sumatera. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Undip dalam memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di sana.
Tim relawan kedua ini diberangkatkan setelah tim pertama yang telah beraksi memberikan bantuan di lokasi bencana. Keberangkatan tim kedua menunjukkan komitmen Undip dalam menangani situasi darurat dengan memberikan pertolongan yang cepat dan responsif.
DDART merupakan tim relawan yang memiliki keahlian khusus dalam bantuan bencana yang terdiri dari anggota perguruan tinggi ini. Selain membantu dalam penanganan langsung di lapangan, mereka juga berperan dalam koordinasi dan mitigasi risiko bencana agar dampak yang dirasakan masyarakat bisa diminimalisir.
Pengiriman tim relawan dari Undip tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk sivitas akademika dan masyarakat yang peduli terhadap kondisi bencana di wilayah Sumatera. Upaya ini juga mencerminkan solidaritas dan tanggung jawab sosial yang tinggi dari universitas sebagai institusi pendidikan dan kemanusiaan.
Dengan adanya tim relawan ini, diharapkan proses pemulihan di lokasi bencana dapat berjalan lebih cepat dan efektif, serta memberikan harapan baru bagi masyarakat yang terkena dampak bencana untuk bangkit kembali.
Foto: ANTARA News






