AS, Rusia, dan Ukraina Kembali Duduk di Meja Perundingan Polda Metro Jaya Sediakan Layanan Samsat Keliling untuk Warga Jadetabek Bogor Tertibkan 63 Billboard Sepanjang 2025, Kota Dinilai ‘Bebas Sampah Visual’ Iran Nyatakan Siap Mengurangi Pengayaan Uranium Secara Bersyarat Pemerintah Matangkan Program MBG untuk Lansia, Fokus pada Usia 75 Tahun ke Atas Danantara Perkuat Persiapan Proyek Bioetanol di PG Glenmore, Jawa Timur

Ekonomi

Wamenkop Dorong Koperasi Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Jadi Pusat Distribusi Produk Lokal

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Wamenkop Ajak Koperasi Pesantren Perluas Peran sebagai Pusat Distribusi

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, mendorong Koperasi Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar di Medan untuk mengambil peran lebih strategis sebagai pusat distribusi produk lokal. Dorongan itu bertujuan memperluas akses pasar bagi produk yang dihasilkan di lingkungan pesantren dan sekitarnya.

Upaya pemanfaatan potensi lokal

Pendorongan agar koperasi pesantren berperan sebagai pusat distribusi muncul sebagai bagian dari upaya memanfaatkan potensi ekonomi lokal. Dengan memfungsikan koperasi sebagai penghubung antara produsen skala mikro dan konsumen lebih luas, diharapkan alur pemasaran produk lokal menjadi lebih terorganisir dan berkelanjutan.

Manfaat bagi pesantren dan pelaku usaha kecil

Peran distribusi yang lebih aktif dapat memberikan sejumlah manfaat, antara lain membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk dari pesantren, membantu stabilisasi penjualan bagi usaha skala kecil, serta meningkatkan peran pesantren dalam ekonomi lokal. Koperasi yang mampu mengelola distribusi dengan baik berpotensi menjadi titik pengiriman dan rujukan bagi konsumen maupun pedagang grosir.

Kebutuhan peningkatan kapasitas

Agar dapat menjalankan fungsi distribusi secara efektif, koperasi perlu membangun sejumlah kapasitas, seperti kemampuan manajerial, pengelolaan persediaan, jaringan pemasaran, serta sistem logistik. Selain itu, penguatan tata kelola dan transparansi juga penting agar kepercayaan anggota dan mitra tetap terjaga.

Sinergi dengan pelaku lokal

Koperasi pesantren yang berperan sebagai pusat distribusi bisa menjalin kemitraan dengan pelaku UMKM setempat, pengecer, dan pihak lain yang bergerak di rantai pasok. Sinergi tersebut memungkinkan produk lokal memperoleh saluran pemasaran yang lebih stabil dan efisien, sekaligus membuka peluang pengembangan varian produk dan peningkatan mutu.

Langkah ke depan

Perubahan fungsi koperasi menuju pusat distribusi membutuhkan perencanaan dan pelaksanaan bertahap. Pendekatan yang berorientasi pada pemberdayaan anggota, penguatan kapabilitas, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk pemasaran dan manajemen dapat mempercepat proses adaptasi. Dukungan dari pemangku kepentingan juga akan menentukan keberlanjutan inisiatif ini.

Dengan peran yang lebih aktif, koperasi pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi internal, tetapi juga sebagai jembatan pengembangan produk lokal ke pasar yang lebih luas. Dorongan tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi berbasis komunitas di Medan dan sekitarnya.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Danantara Perkuat Persiapan Proyek Bioetanol di PG Glenmore, Jawa Timur

3 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

BPH Migas Dorong Penyusunan Peta Jalan FSRU untuk Perkuat Pasokan Gas di Jawa Timur

3 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

PNM Layani 22,9 Juta Nasabah di Lebih dari 60 Ribu Desa, Catatkan Jangkauan Luas

3 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

BPKN Pantau dan Siap Bantu Konsumen Menanggapi Rumor Penutupan Tokopedia

3 Februari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

BPS: Inflasi Tahunan Januari 2026 Catatkan Level Tertinggi Sejak Mei 2023

2 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi