Denpasar, Bali — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke Pasar Badung di Bali dalam rangka memastikan percepatan proses digitalisasi di pasar tradisional tersebut.
Tujuan Kunjungan
Kunjungan Wakil Presiden difokuskan pada upaya mempercepat adopsi teknologi di lingkungan pasar tradisional. Langkah ini dipandang penting untuk mendukung transformasi ekonomi lokal serta meningkatkan akses bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
Digitalisasi Pasar sebagai Prioritas
Percepatan digitalisasi pasar menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap modernisasi infrastruktur perdagangan. Penerapan teknologi di pasar tradisional mencakup berbagai aspek yang dapat meningkatkan efisiensi operasional, mempermudah transaksi, serta memperluas jangkauan pemasaran bagi pedagang.
Manfaat bagi Pedagang dan Konsumen
Penerapan solusi digital di pasar diyakini dapat memberikan manfaat praktis, seperti opsi pembayaran non-tunai, pengelolaan stok yang lebih baik, serta akses informasi harga dan permintaan yang lebih cepat. Bagi konsumen, digitalisasi juga berpotensi menghadirkan kemudahan dalam bertransaksi dan memilih produk.
Peran Pasar Badung
Pasar Badung sebagai salah satu pasar tradisional penting di Bali menjadi lokasi yang representatif untuk melihat kemajuan inisiatif digital. Kunjungan ini menunjukkan perhatian terhadap upaya memperkuat daya saing pasar tradisional melalui transformasi digital, tanpa mengesampingkan karakter lokal pasar itu sendiri.
Langkah ke Depan
Percepatan digitalisasi pasar membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemangku kepentingan daerah, pelaku usaha, serta penyedia teknologi. Pendekatan yang terencana dan dukungan berkelanjutan diperlukan agar implementasi digital tidak hanya bersifat simbolis tetapi memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan pedagang dan kelancaran aktivitas pasar.
Gambaran umum kunjungan mencerminkan upaya pemerintah untuk merespons kebutuhan modernisasi ekonomi di tingkat akar rumput. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan pasar tradisional di Indonesia.
Foto: ANTARA News






