BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Humaniora

Warga Ziarah di Kuburan Massal Memperingati 21 Tahun Bencana Gempa dan Tsunami di Siron

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Ziarah dan Doa di Tempat Peristirahatan Massal

Warga di Siron, Kabupaten Aceh Besar, mengadakan ziarah dan doa di kawasan kuburan massal sebagai bagian dari peringatan 21 tahun bencana gempa dan tsunami. Kegiatan ini menjadi momen untuk mengenang para korban yang kehilangan nyawa dalam peristiwa yang membawa dampak besar bagi masyarakat setempat.

Suasana khidmat terlihat saat warga berkumpul di area pemakaman massal. Mereka tampak melafalkan doa bersama dan hening sejenak mengenang korban. Beberapa keluarga datang untuk mengunjungi tugu pemakaman atau petak makam yang menyimpan memori kolektif dari tragedi tersebut.

Peran Kuburan Massal dalam Peringatan

Kuburan massal berfungsi sebagai salah satu titik penting dalam upaya mengenang peristiwa bencana. Selain menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi korban yang tak teridentifikasi atau yang dimakamkan secara kolektif, lokasi ini juga menjadi ruang bagi keluarga, tetangga, dan komunitas untuk berkumpul, berdoa, dan membangun ingatan bersama.

Dalam peringatan seperti ini, warga menggunakan momen ziarah untuk menyampaikan doa, harapan, serta menguatkan solidaritas antarwarga. Kesadaran kolektif tentang pentingnya mengingat korban dan dampak bencana terus dipelihara melalui kegiatan-kegiatan sederhana namun bermakna seperti ziarah kubur.

Konteks Komemorasi Lokal

Peringatan tahunan di sejumlah lokasi rawan bencana menjadi bagian dari rutinitas komunitas untuk memastikan generasi penerus tidak melupakan sejarah lokal. Bagi masyarakat Siron, kegiatan ziarah di kuburan massal merupakan salah satu cara menyampaikan penghormatan sekaligus mengingat betapa rapuhnya kehidupan saat bencana melanda.

Selain aspek spiritual dan emosional, momen peringatan juga mendorong refleksi tentang kesiapsiagaan dan ketangguhan komunitas. Meskipun kunjungan ke tempat pemakaman bersifat personal dan khusyuk, maknanya merembet pada upaya kolektif untuk menjaga ingatan akan peristiwa berat yang pernah terjadi.

Kesederhanaan sebagai Pengingat

Kegiatan ziarah yang berlangsung umumnya berlangsung sederhana, namun penuh makna. Doa bersama di kuburan massal menjadi simbol penghormatan terhadap para korban, sekaligus panggilan untuk terus merawat nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas antarwarga.

Dengan berkumpulnya warga di lokasi peristirahatan massal, peringatan seperti ini turut memperkuat ikatan sosial dan menghidupkan kembali memori kolektif yang penting bagi identitas komunitas setempat. Meski waktu telah berjalan, upaya menjaga kenangan akan para korban terus dijalankan melalui bentuk-bentuk peringatan seperti ziarah kubur.

Foto terkait:

Warga berdoa di kuburan massal korban tsunami di Siron, Aceh Besar

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mendukbangga: Program Makan Bergizi Berperan Turunkan Stunting di Jawa Barat

12 Januari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dosen Sekolah Vokasi Undip Anggun Puspitarini Siswanto Raih Penghargaan dari Kampus di Jerman

12 Januari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Menteri PPPA Sampaikan Dukacita atas Meninggalnya Ibu dan Balita di Kebumen

11 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Makam Kerajaan Ungkap Koleksi Satwa Langka Tertua di China

11 Januari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Situbondo Bersiap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35: Serangkaian Persiapan Dilakukan

11 Januari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora