Kemenperin Dorong Hilirisasi Terintegrasi pada Industri Makanan dan Minuman Polda Papua Tetapkan Sasaran Tangani 30 Kasus Korupsi, Hambatan Geografis Jadi Perhatian Politisi Diizinkan Ikut Seleksi ADK OJK, Harus Mundur dari Parpol Sebelum Dilantik Khofifah Pastikan Pelayanan untuk Pasien PBI Tetap Berlanjut Selama Masa Transisi Bank Mandiri Fasilitasi Penyaluran Bansos untuk 7,45 Juta Penerima Kemenhaj Usahakan Pengiriman Beras Haji Nusantara ke Arab Saudi Sebelum Ramadhan

Warta Bumi

BRIN Kembangkan Bauran Nature-based Solutions untuk Mitigasi Gelombang Ekstrem di YIA

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

BRIN Gagas Bauran NbS untuk Meredam Risiko Gelombang Ekstrem di YIA

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan bauran Nature-based Solutions (NbS) sebagai pendekatan mitigasi terhadap gelombang ekstrem di sekitar kawasan Yogyakarta International Airport (YIA). Inisiatif ini bertujuan mencari solusi yang mengandalkan pendekatan alami untuk memperkecil risiko dan dampak hidrometeorologi pada infrastruktur strategis.

Pengembangan bauran NbS oleh BRIN menempatkan pendekatan berbasis alam sebagai alternatif atau pelengkap upaya mitigasi teknis. Pendekatan tersebut dimaksudkan untuk mengintegrasikan sejumlah tindakan berbasis ekosistem yang dapat meningkatkan ketahanan garis pantai dan fasilitas penting terhadap peristiwa gelombang ekstrem.

Langkah penelitian dan pengembangan yang dilakukan diarahkan pada pemahaman karakteristik gelombang ekstrem serta respon ekosistem pesisir terhadap gangguan tersebut. Dengan memahami dinamika ini, BRIN bertujuan merumuskan kombinasi langkah konservasi dan rekayasa alamiah yang paling sesuai untuk kondisi lokal di sekitar YIA.

Implementasi bauran NbS dipandang sebagai upaya yang tidak hanya fokus pada perlindungan fisik, tetapi juga pada pemeliharaan fungsi ekosistem. Hal ini mencakup upaya untuk mempertahankan atau memulihkan unsur-unsur alamiah yang berperan dalam meredam energi gelombang, sehingga dampak terhadap infrastruktur dapat diminimalkan.

Selain aspek teknis, pengembangan NbS juga mengandung dimensi pengelolaan dan pemantauan jangka panjang. Upaya ini meliputi perencanaan berbasis bukti untuk menentukan kombinasi tindakan yang tepat, serta mekanisme pemantauan guna menilai efektivitas langkah-langkah yang diterapkan seiring waktu.

BRIN menempatkan pendekatan yang bersifat integratif, memadukan pengetahuan ilmiah dengan praktik pengelolaan ekosistem yang adaptif. Tujuannya adalah menghasilkan solusi yang berkelanjutan, dapat menurunkan risiko bagi infrastruktur dan masyarakat di sekitar area yang rentan, sekaligus mempertahankan nilai-nilai ekologis wilayah pesisir.

Inisiatif tersebut relevan mengingat peran YIA sebagai fasilitas transportasi penting yang membutuhkan perlindungan dari berbagai ancaman alam. Dengan mengembangkan bauran NbS, BRIN berharap dapat memberikan alternatif mitigasi yang ramah lingkungan dan berdampak jangka panjang.

Gambar terkait laporan ini menunjukkan kondisi kawasan yang menjadi fokus kajian. Sumber foto: Warta Bumi.

Catatan: Informasi ini disusun berdasarkan laporan pengembangan bauran Nature-based Solutions oleh BRIN untuk mitigasi gelombang ekstrem di YIA tanpa menambahkan data baru di luar sumber.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KLH Kirim Tim Selidiki Dugaan Cemaran Pestisida di Sungai Cisadane

11 Februari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

DVI Polda Jawa Barat Identifikasi 80 Jenazah Korban Longsor di Cisarua

10 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Wamenhut Tegaskan Peran Strategis Sektor Kehutanan bagi Pembangunan Ekonomi

9 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Kementan Perketat Pengawasan Penyakit Hewan Ternak Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri

8 Februari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

KLH Tetapkan Dua Desa di Kutai Kertanegara Sebagai Desa Konservasi Pesut Mahakam

7 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi